
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Konser BTS di Chili yang dijadwalkan pada Oktober mendatang kini tengah menghadapi ketidakpastian setelah Institut Olahraga Nasional Chili menolak permohonan penggunaan Stadion Nasional di Santiago. Konser ini merupakan bagian dari tur dunia "Arirang" yang sangat dinantikan oleh fans. Tiket untuk ketiga konser tersebut telah terjual habis setelah dijual pada bulan April, dengan masing-masing konser diharapkan menarik lebih dari 48.000 penggemar.
Menurut laporan media Chili, Institut Olahraga Nasional, yang juga dikenal sebagai Instituto Nacional de Deportes, memutuskan untuk tidak menyetujui penggunaan lapangan utama stadion setelah tinjauan teknis dan operasional mengangkat kekhawatiran tentang dampak yang akan ditimbulkan oleh pengaturan panggung 360 derajat yang direncanakan oleh BTS. Seperti konser BTS lainnya, panggung akan ditempatkan di tengah lapangan, memerlukan pekerjaan instalasi dan pembongkaran yang ekstensif di lapangan.
Dalam sebuah pernyataan kepada media Chili, institut tersebut menyatakan bahwa keputusan ini didasarkan "secara eksklusif pada kriteria teknis dan kontinuitas" yang terkait dengan kondisi rumput hybrid alami. Mereka menyatakan bahwa panggung 360 derajat yang diusulkan akan memerlukan penutupan lapangan yang berkepanjangan, meninggalkan waktu pemulihan yang tidak cukup sebelum acara-acara yang telah dijadwalkan sebelumnya, termasuk pertandingan tim nasional sepak bola Chili pada bulan November.
Menurut Menteri Dalam Negeri Chili, Claudio Alvarado, pada hari Kamis, institut tersebut telah menawarkan tim produksi konser BTS lokasi alternatif "dalam radius yang sama dengan kompleks stadion untuk menjelajahi opsi yang akan memungkinkan konser untuk dilangsungkan tanpa mempengaruhi lapangan utama". Menteri Olahraga, Natalia Duco, menyatakan bahwa keputusan ini tidak berarti bahwa konser akan dibatalkan, menegaskan bahwa venue tersebut tidak pernah secara resmi dikonfirmasi.
Duco menambahkan bahwa konser "masih bisa dilangsungkan jika desain panggung dimodifikasi" untuk menghindari mengganggu jadwal olahraga stadion. Situasi ini telah memicu kekhawatiran di kalangan penggemar, dengan kurang dari empat bulan menjelang konser yang dijadwalkan di Chili. Konser BTS di Chili yang akan datang diharapkan menjadi konser pertama grup ini sejak tur "Wings" pada Maret 2017.
Sampai saat ini, DG Medios belum mengumumkan apakah konser akan dipindahkan, diubah, atau dijadwal ulang, atau apakah ada pedoman rinci mengenai tiket yang sudah terjual. Hybe mengatakan kepada The Korea Herald bahwa mereka sedang menyelidiki masalah ini dan akan merespons lebih lanjut nanti.
Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana konser-konser besar dapat mempengaruhi fasilitas olahraga dan sebaliknya. Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan dalam popularitas konser dan acara musik besar, yang membutuhkan pengaturan yang lebih komplex dan penggunaan fasilitas yang lebih luas. Namun, hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana mengakomodasi kebutuhan tersebut tanpa mengganggu jadwal olahraga dan acara lain yang sudah dijadwalkan.
Untuk penggemar BTS dan musik secara umum, peristiwa ini menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dan koordinasi antara penyelenggara konser, instansi pemerintah, dan pemilik fasilitas. Dengan kerja sama yang erat dan pemahaman yang baik tentang kebutuhan dan keterbatasan masing-masing pihak, diharapkan konser-konser besar dapat berlangsung dengan sukses tanpa mengorbankan acara lain yang sudah terjadwalkan.
Di sisi lain, keputusan ini juga memicu diskusi tentang bagaimana Chili dan negara-negara lain dapat mengembangkan infrastruktur yang lebih baik untuk mendukung konser dan acara besar tanpa mengganggu kegiatan olahraga dan acara lain. Ini termasuk pengembangan fasilitas khusus untuk konser, peningkatan kemampuan logistik, dan perencanaan yang lebih baik untuk mengakomodasi berbagai jenis acara.
Konser BTS di Chili yang dijadwalkan pada Oktober mendatang kini tengah menghadapi ketidakpastian setelah Institut Olahraga Nasional Chili menolak permohonan penggunaan Stadion Nasional di Santiago.