counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Kontroversi Arthur dari THE KINGDOM: Manipulasi Fans untuk Uang?

14 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Kontroversi Arthur dari THE KINGDOM: Manipulasi Fans untuk Uang?

Banyaknya K-Pop idols yang tidak aktif atau bubar grupnya membuat mereka mencari cara lain untuk terus menghibur. Salah satu cara itu adalah melalui TikTok, di mana mereka dapat berinteraksi dengan pendukung, yang menawarkan hadiah-hadiah. Meskipun tidak sepenuhnya dianggap positif, ini menjadi sumber pendapatan bagi beberapa idol.

THE KINGDOM, yang saat ini dalam tahap hiatus karena beberapa anggota sedang melakukan wajib militer, mulai meninggalkan aktivitas grupnya untuk berkonsentrasi pada solo. Beberapa anggota telah memilih untuk fokus pada TikTok live streaming sebagai cara untuk menghibur dan menghubungkan diri dengan fans.

Arthur, anggota THE KINGDOM, telah menunjukkan aktivitas yang agak berbeda dalam live stream-nya. Beberapa fans telah mengkritik bahwa ia menunjukkan favoritisme kepada beberapa fans, terutama yang memberi hadiah hampir semua waktu. Yang terburuk lagi, beberapa fans bahkan dihukum untuk tidak boleh hadir di live-nya. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Faktanya, Arthur telah menunjukkan perilaku yang tidak tepat terhadap fans, terutama yang menentangnya. Fans yang paling terdampak adalah seorang wanita berusia 40-an yang telah membayar uang besar untuk memberinya hadiah. Wanita ini bahkan telah memberikan alamat KakaoTalk-nya kepada Arthur untuk bisa berkomunikasi secara privasi. Namun, Arthur malah memanfaatkan situasi ini untuk memanipulasi fansnya dan mengambil uang mereka secara tidak adil.

Hasilnya, beberapa fans sangat marah dan merasa terkejam dengan Arthur. Mereka menganggap bahwa ia telah memanfaatkan hubungan dengan fansnya untuk mendapatkan uang. Ini membuat fans merasa tidak nyaman dan takut untuk memberi hadiah ke Arthur lagi. Bagaimana ini bisa terjadi?

Dalam satu live streaming, Arthur bahkan menunjukkan tanda-tanda menghindari fans yang tidak sesuai dengan preferensinya. Ini membuat fans merasa bahwa ia telah menggunakan power untuk mengatur siapa yang boleh menghadiri live-nya dan siapa yang tidak. Ini adalah contoh khas dari perilaku manipulatif yang sangat tidak adil.

Berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan, Arthur telah menunjukkan tanda-tanda manipulatif terhadap fansnya, termasuk dengan membersihkan pengunjung yang meragukan atau tidak sesuai dengan preferensinya. Ini hanya menunjukkan bahwa ia tidak memiliki integritas dan kejujuran, serta tidak peduli dengan perasaan fansnya. Apakah Arthur akan bertobat?

Ringkasan

He allegedly blocked fans.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru