counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Kontroversi Penjualan Album KARD - Apa Yang Membuat Pembalap Sore?

01 Agustus 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Kontroversi Penjualan Album KARD - Apa Yang Membuat Pembalap Sore?

KARD telah menjadi salah satu grup K-pop yang paling populer pada tahun-tahun terakhir ini. Mereka telah merilis banyak hit single dan album yang sukses, dan fan mereka telah banyak berkembang. Namun, baru-baru ini, KARD memutuskan untuk mengakhiri masa kegiatannya sebagai grup dan fokus pada proyek solo individu.

Perilisan album terakhir mereka, "Back To Life", telah menimbulkan kontroversi karena penjualannya yang rendah. Menurut data yang dikumpulkan oleh Hanteo Chart, album ini hanya terjual 864 unit pada hari pertama perilisannya, dan hanya 4379 unit dalam empat hari terakhir.

Banyak penggemar KARD yang kecewa dengan hasil ini, terutama karena KARD telah memakan waktu dan sumber daya banyak untuk membuat album ini. Salah satu penggemar bahkan menyatakan bahwa "likes" di media sosial tidak selalu dapat diukur oleh keakuratan penjualan album, dan bahwa perlu untuk memiliki integritas dan tidak mengkhianati apa yang telah dicapai oleh grup.

Hal ini telah menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan perilisan album KARD dan bagaimana mereka akan bergerak ke depan. Beberapa penggemar telah mengutuk perilaku KARD, sementara yang lain telah mendukung mereka dan berpendapat bahwa album "Back To Life" adalah album yang fantastis yang perlu dipertahankan.

KARD telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan terus bekerja keras dan menciptakan musik yang berkualitas untuk penggemar mereka, dan mereka tidak akan menyerah. Dengan demikian, mereka telah menetapkan standar yang tinggi dan pasti akan terus berkembang sebagai musisi. Dengan harapan bahwa mereka dapat mengatasi tantangan ini dan terus menciptakan musik yang membanggakan, saya akan terus mendukung mereka.

Ringkasan

"Pembalap Sore" bukanlah kata yang biasa digunakan untuk menggambarkan KARD, tetapi kata ini mungkin dapat menggambarkan keadaan mereka setelah perilis album mereka terakhir.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru