counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Kritik Terhadap Jihyo TWICE: Apakah Komentarnya Mengesampingkan Kontribusi Wanita?

11 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Kritik Terhadap Jihyo TWICE: Apakah Komentarnya Mengesampingkan Kontribusi Wanita?

Sematan Media Terkait

iFrame src="https://www.youtube.com/embed/VIDEO_ID?virtuous=1&color=white" width="560" height="315" allow="fullscreen">

Pada sebuah wawancara terbaru, Jihyo dari TWICE mengungkapkan rasa syukurnya atas kontribusi senior mereka dalam membantu kumpulan mereka untuk mendapatkan pengakuan global. Menurut Forbes, Jihyo mengakui bahwa BTS telah 'membuka jalan'.

Menurut Jihyo, mereka hanya mengikuti jejak senior mereka dan bersyukur atas apa yang mereka lakukan untuk mereka. Mereka tidak memiliki media sosial seperti Instagram atau TikTok pada saat itu. Saat Jihyo debut, mereka memiliki saluran konten yang menjadi global dan meningkat jumlahnya. Mereka pikir itu benar-benar membantu artis K-pop untuk membuat kehadiran mereka kuat pada panggung global.

Pengakuan Jihyo tidak begitu saja diterima oleh netizen. Beberapa orang berpendapat bahwa komentarnya mengesampingkan kontribusi perempuan di industri tersebut yang bekerja sama keras.

Kritik lain berpendapat bahwa Jihyo mengalami 'ketika-hati' (internalised misogyny) karena mengakui peran senior pria dalam kesuksesan mereka, sementara mengesampingkan kontribusi perempuan di industri tersebut. Mereka percaya bahwa Jihyo hanya sedang menyebarluaskan estetika dan musik yang 'dicuri' dari masyarakat Afrika.

iFrame src="https://www.youtube.com/embed/VIDEO_ID?virtuous=1&color=white" width="560" height="315" allow="fullscreen">

Netizen juga menganggap pernyataan Jihyo sebagai contoh dari 'ketika-hati' karena mengakui kembali peran perempuan untuk keberhasilan mereka saat ini. Mereka percaya bahwa pernyataan Jihyo menunjukkan bahwa sebenarnya tidak ada 'hal yang berat' bagi perempuan.

Pembahasannya pun terlihat 'mengesampingkan' peran perempuan dalam mempromosikan K-pop di dunia. Mereka merasa ada masalah dalam pernyataan Jihyo tentang BTS sebagai yang paling hebat dan yang pertama.

 Mereka punya hak untuk mengungkapkan perasaan mereka, mengapa mengesampingkan mereka?

Pembahasan ini pun membuka perdebatan mengapa perempuan tidak mendapatkan porsi yang lebih besar dalam industri K-pop. Apakah masih ada kebodohan yang berlaku di masyarakat untuk mengesampingkan kontribusi perempuan yang sama kerasnya dengan senior pria?

 Perdebatan di atas telah menarik perhatian banyak orang dan membuka perdebatan mengapa perempuan di industri K-pop tidak mendapatkan porsi yang lebih besar.

Sumber: Forbes

Sumber:Forbes 

Ringkasan

Netizen tidak segan-segan untuk mengungkapkan perasaannya

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru