
Kategori Musik Asiatis di Grammy Awards Dirubah Setelah Boycot Kategori Baru BTS
Perbincangan dengan HYBE telah dimulai.

Biasanya, proses promosi album dimulai dengan perilisan lagu atau EP oleh grup-grup K-Pop yang baru debut. Perilisan ini sering kali berupa single atau mini-album yang mengandung lagu utama yang akan ditampilkan di acara musik.
Tidak ada batas waktu yang pasti, tetapi setelah beberapa siklus promosi, grup-grup umumnya merilis album penuh untuk mencapai tonggak penting dalam karir mereka dan menawarkan kesempatan untuk membuat berbagai jenis lagu.
Bahkan, sebagian besar grup-grup mencapai tonggak ini dalam waktu dua tahun pertama, tetapi hanya sedikit yang mencapai lebih dari empat album penuh. Tapi, grup idola perempuan yang aktif menunggu seluruh karirnya hanya untuk merilis album penuh.
Dengan demikian, Woollim Entertainment memperkenalkan grup idola Rocket Punch sebagai grup idola perempuan kedua mereka, setelah Lovelyz, dan merekapun merilis mini album pertama mereka pada Agustus.
Mulai tahun 2020 dan 2021, grup idola secara konsisten merilis singel dan album EP, membuat debut Jepang mereka pada Agustus 2021.
Berikutnya adalah perilisan album single Korea mereka berjudul Flash, tetapi dari saat itu grup idola ini hanya mencetak singel lagi, bukan mini album.
Setelah itu, beberapa member dari Rocket Punch ikut berpartisipasi dalam program 2023 Queendom Puzzle dan Yeonhee berhasil mendapatkan posisi teratas di grup El7z Up.
Mereka berharap bisa meraih kesempurnaan lewat album single Boom, tetapi mereka gagal meraih hal ini dan mereka memang mengakhiri karir sebagai grup idola.
Sekarang grup mereka memutuskan untuk mengakhiri karirnya lewat perilisan video mereka dengan judul Doki Doki Love di Jepang.
Padahal mereka telah berusaha mengabadikan album mereka dalam bentuk yang lebih baik, tetapi karena mereka berdua mengakhiri karirnya, mereka tidak pernah dapat meraih kesempurnaan.
Kumpulan idola yang tidak pernah berhasil mencapai kesuksesannya.