counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Lagu Jadul & Hits Pop Balik Lagi! Intip Tren Sampling K-Pop yang Lagi Viral di Billboard

08 Juni 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Lagu Jadul & Hits Pop Balik Lagi! Intip Tren Sampling K-Pop yang Lagi Viral di Billboard

Pernah denger lagu terbaru Le Sserafim yang judulnya “Boompala”? Kalau berasa familiar di telinga, kalian nggak salah kok! Single utama dari album kedua mereka, “Pureflow Pt. 1,” ini emang pake sampling dari lagu global hit tahun 1993 milik Los del Rio, yaitu “Macarena.” Nggak cuma melodinya aja yang ikonik, tapi video klipnya juga nge-remake koreografi khasnya yang pernah viral itu. Strategi sampling ini terbukti manjur banget buat narik perhatian fans global, terbukti album mereka langsung nangkring di posisi No. 10 Billboard 200, sementara “Boompala” tembus ke chart Billboard Bubbling Under Hot 100.

Biar nggak fomo dan salah paham, sampling itu beda banget ya sama plagiat. Sampling itu proses yang legal karena harus dapet izin resmi dari pemilik hak cipta. Di lagu “Boompala” ini, pencipta asli “Macarena” yaitu Rafael Ruiz Perdigones dan Antonio Romero udah resmi masuk dalam kredit lagu sebagai penulis. Jadi, ini beneran praktik industri yang standar dan legit banget!

Ternyata bukan cuma Le Sserafim aja yang ikutan tren ini. Banyak banget artis K-Pop sekarang yang nge-revisit lagu pop lama sampe komposisi musik klasik buat jadi bahan lagu baru mereka. Para pengamat industri bilang kalau cara ini ampuh banget buat bikin genre K-Pop makin diterima sama masyarakat luas, nggak cuma buat para K-popers garis keras aja.

Yunjin Le Sserafim sempet cerita pas interview kalau denger melodi “Macarena” itu langsung bikin flashback. Karena lagu itu emang se-terkenal itu di seluruh dunia, mereka yakin orang dari berbagai umur dan latar belakang bisa ikutan enjoy dan nge-dance bareng. Intinya sih, mereka pengen bagi-bagi vibe positif lewat musik ke semua orang di seluruh dunia.

Contoh lainnya ada NCT Wish dengan lagu “Ode to Love” yang ngambil sampling dari band rock Irlandia The Cranberries (“Ode to My Family”), lagu yang saking populernya di Korea sampe sering muncul di acara komedi. Terus ada Ive dengan “Attitude” yang pake melodi ikonik dari Suzanne Vega, “Tom’s Diner.” Musik klasik juga nggak mau kalah jadi inspirasi, kayak Blackpink yang nge-reinterpretasi “La Campanella” karya Niccolo Paganini buat lagu hip-hop “Shut Down,” atau Red Velvet yang gabungin K-Pop sama karya Bach di lagu “Feel My Rhythm.”

Yang paling baru, girl group Meovv juga pake sampling karya Bach “Toccata and Fugue in D Minor” buat lagu utama di EP kedua mereka, “Ddi Ro Ri.” Meskipun sempet ngerasa pressure karena lagu klasiknya udah legendaris banget, mereka ngeliat ini sebagai kesempatan buat nunjukin identitas musik mereka yang makin berani bereksperimen lintas genre. Kritik musik Lim Hee-yun bilang kalau tren ini ngebantu lagu K-Pop punya jangkauan lebih luas karena pake elemen lagu yang udah teruji waktu dan tetap relevan selama puluhan tahun.

Tapi, tetep ada warning nih dari kritikus budaya Kim Heon-sik. Menurutnya, kalau terlalu sering pake sampling, pendengar bisa ngerasa artisnya cuma ngandelin lagu lama yang udah pasti laku dibanding bikin karya yang bener-bener fresh dan original. Kalau nggak diolah dengan kreatif dan dipikirin matang-matang, nilai artistik dari lagu aslinya juga bisa jadi malah turun. Jadi, tantangannya adalah gimana caranya tetep keliatan original meskipun pake bahan lama.

Ringkasan

Dengerin 'Boompala' Le Sserafim berasa nostalgia banget? Ternyata tren sampling lagu legendaris kayak 'Macarena' lagi jadi senjata rahasia idol K-Pop buat kuasai chart Billboard dan makin mainstream di telinga fans global.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru