
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Guys, tau Selena Quintanilla kan? Penyanyi Tejano super terkenal itu lho! Nah, kisah hidup dan kematian tragisnya diulik lagi di dokumenter Netflix terbaru, "Selena y Los Dinos: A Family Legacy". Gak cuma itu, detail baru dari laporan autopsi Selena juga muncul nih, guys. Jadi, 30 tahun lalu, Selena dibunuh sama Yolanda Saldívar, mantan orang kepercayaannya.
Jadi gini, tahun 1995, Selena yang masih 23 tahun ditembak mati sama Saldívar, yang dulunya presiden klub penggemarnya. Karena kasus ini viral banget, autopsi langsung dilakuin 3 jam setelah kematiannya. Hasilnya? Selena meninggal karena luka tembak di bahu kanan bagian bawahnya.
Menurut laporan aslinya, Selena meninggal karena kehabisan darah parah akibat luka tembak di dadanya. Peluru itu nembus punggung Selena, terus kena tulang rusuk dan paru-parunya sebelum keluar dari tubuhnya. Dokter bilang, peluru itu ngerusak arteri subklavia Selena, yang bikin dia meninggal.
Saldívar ngaku kalo penembakannya gak sengaja dan gak bersalah atas pembunuhan berencana. Tapi, dia tetep divonis bersalah dan dihukum penjara seumur hidup dengan kemungkinan pembebasan bersyarat. Tahun ini dia ngajuin pembebasan bersyarat, tapi ditolak. Saldívar baru bisa ngajuin lagi tahun 2030.
Buat yang penasaran sama kisah Selena, "Selena y Los Dinos" udah bisa ditonton di Netflix ya! Film ini digarap bareng sama suami Selena, Chris Pérez, dan saudara perempuannya, Suzette Quintanilla. Ada banyak banget footage yang belum pernah diliat sebelumnya tentang kehidupan Selena sebelum dan sesudah terkenal. Jadi, kita bisa ngeliat sisi lain dari Selena yang gak cuma sekadar penyanyi terkenal aja.
Mantan presiden klub penggemarnya yang nembak dan bunuh Selena Quintanilla gagal dapet pembebasan bersyarat tahun ini. Kok bisa?