counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Max Martin dan Shellback Jual Katalog Lagu, Termasuk Lagu-Lagu Taylor Swift dan Ariana Grande

24 Juni 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Max Martin dan Shellback Jual Katalog Lagu, Termasuk Lagu-Lagu Taylor Swift dan Ariana Grande

Max Martin dan Shellback, dua produser terkenal di industri musik, telah memasuki kemitraan dengan perusahaan investasi HarbourView Equity Partners. Kemitraan ini melibatkan pengambilalihan katalog lagu-lagu yang ditulis oleh Wolf Cousins, sebuah kolektif penulisan lagu yang didirikan oleh Max Martin dan Shellback. Lagu-lagu yang termasuk dalam katalog ini adalah beberapa hits terbesar dari artis-artis seperti Taylor Swift, Ariana Grande, The Weeknd, dan lain-lain.

Lagu-lagu yang termasuk dalam katalog ini antara lain Taylor Swift's 'Style' dan '...Ready for It?', Ariana Grande's 'Problem', 'Into You', dan 'No Tears Left to Cry', The Weeknd's 'Can't Feel My Face', Imagine Dragons' 'Believer', Ellie Goulding's 'Love Me Like You Do', Tove Lo's 'Habits (Stay High)', dan DNCE's 'Cake by the Ocean'. Katalog ini diakuisisi dengan harga yang cukup tinggi, dengan perkiraan nilai akuisisi mencapai angka sembilan digit, meskipun jumlah pastinya tidak diungkapkan oleh HarbourView.

Menurut Sherrese Clarke, pendiri dan CEO HarbourView Equity Partners, kemitraan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk berinvestasi pada properti intelektual yang relevan secara budaya dan para pembuat konten visioner di baliknya. Max Martin dan Shellback terus mempertahankan posisi mereka sebagai pembuat lagu sukses di industri musik kontemporer, dan melalui Wolf Cousins, mereka telah membangun ekosistem kreatif yang luar biasa yang melintasi generasi dan genre.

Wolf Cousins didirikan untuk mengumpulkan para penulis lagu dan produser dalam lingkungan yang dibangun atas kolaborasi, mentorship, dan pengembangan kreatif. Kolektif ini termasuk penulis lagu dan produser seperti Ilya Salmanzadeh, Oscar Holter, Tove Lo, Ludvig Söderberg, Jakob Jerlström, Oscar Görres, Ali Payami, Robin Fredriksson, dan Mattias Larsson. Dengan kemitraan ini, HarbourView Equity Partners berharap dapat membantu melestarikan warisan katalog lagu-lagu ini dan mendukung para pembuat konten di baliknya.

Kemitraan ini juga menandai salah satu dari banyak akuisisi katalog musik besar-besaran yang dilakukan oleh HarbourView Equity Partners sejak perusahaan ini didirikan pada tahun 2021. Sebelumnya, perusahaan ini telah membeli katalog musik dari Quincy Jones Estate, Slipknot, Kelly Clarkson, Christine McVie Estate, dan Pat Benatar, antara lain. Dengan lebih dari 70 katalog musik yang telah diakuisisi, HarbourView Equity Partners terus memperluas portofolionya di industri musik.

Akuisisi katalog musik ini juga menunjukkan tren yang sedang berkembang di industri musik, di mana para investor dan perusahaan investasi semakin tertarik untuk berinvestasi pada properti intelektual yang relevan secara budaya dan memiliki nilai komersial yang tinggi. Dengan semakin banyaknya katalog musik yang diakuisisi, para investor ini berharap dapat mendapatkan keuntungan dari royalti dan hak cipta lagu-lagu yang sangat populer.

Max Martin dan Shellback, sebagai dua produser yang sangat sukses di industri musik, telah memilih untuk bekerja sama dengan HarbourView Equity Partners dalam kemitraan ini. Mereka percaya bahwa kemitraan ini akan membantu melestarikan warisan katalog lagu-lagu mereka dan mendukung para pembuat konten di baliknya. Dengan demikian, kemitraan ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi semua pihak yang terlibat, serta memberikan kontribusi pada industri musik yang lebih luas.

Selain itu, kemitraan ini juga menunjukkan bagaimana industri musik terus berevolusi dan berkembang. Dengan semakin banyaknya teknologi dan platform yang tersedia, para artist dan produser dapat dengan lebih mudah menciptakan dan mendistribusikan karya mereka. Namun, hal ini juga menimbulkan tantangan baru, seperti perlindungan hak cipta dan royalti, serta kebutuhan akan manajemen yang efektif untuk mengelola katalog musik yang besar.

Dalam konteks ini, kemitraan antara Max Martin, Shellback, dan HarbourView Equity Partners dapat dianggap sebagai contoh dari bagaimana industri musik dapat beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Dengan memanfaatkan keahlian dan sumber daya yang tersedia, para pemangku kepentingan di industri musik dapat bekerja sama untuk menciptakan nilai dan mendukung para pembuat konten yang sangat penting bagi industri ini.

Ringkasan

Produser dan Shellback, melalui kolektif penulisan lagu mereka, telah memasuki kemitraan dengan perusahaan investasi HarbourView Equity Partners

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru