
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Polisi Los Angeles udah konfirmasi nih, guys, kalau mobil Tesla punya penyanyi terkenal D4vd, yang di bagasinya ditemuin mayat remaja 14 tahun bernama Celeste Rivas Hernandez, udah parkir di tempat kejadian perkara selama beberapa minggu sebelum akhirnya diderek awal bulan ini. Info ini sesuai sama laporan Rolling Stone tanggal 18 September.
Menurut sumber di daerah elit Hollywood Hills, tempat mobil itu terakhir parkir, Tesla Model Y hitam keluaran 2023 itu nggak gerak dari tempat parkirnya di Bluebird Ave. selama minimal tiga minggu sebelum akhirnya ditilang dan diderek tanggal 5 September. Sebelumnya, mobil itu kadang-kadang pindah tempat dan keliatan parkir di jalanan deket situ sejak Mei.
"Mobil itu udah parkir di lokasi tempat diderek selama beberapa minggu. Jadi, kemungkinan Ms. Rivas Hernandez udah meninggal beberapa minggu sebelum mayatnya ditemuin," kata pernyataan terbaru dari Kepolisian Los Angeles (LAPD) hari Senin sore. Polisi juga bilang kalau Divisi Perampokan-Pembunuhan lagi "rajin banget nyelidikin" kasus ini, tapi mereka juga nunggu hasil resmi penyebab kematian Rivas. Banyak netizen yang udah berspekulasi kalau remaja ini pasti korban pembunuhan, tapi tim forensik belum bisa mastiin kemungkinan lain, kayak overdosis nggak sengaja atau bunuh diri.
"Tim Forensik Los Angeles County belum nemuin penyebab atau jenis kematian Ms. Rivas Hernandez. Jadi, masih belum jelas apakah ada tindak kriminal lain selain nyembunyiin mayatnya," lanjut pernyataan LAPD. "RHD lagi nyelidikin semua aspek kasus ini buat nyari kebenaran dan keadilan buat Celeste Rivas Hernandez dan keluarganya."
D4vd, atau David Burke, lagi tur konser nasional waktu berita penemuan mayat di mobil Teslanya heboh tanggal 8 September. Mayat Rivas ditemuin setelah staf tempat penderekan ngelaporin kalau mobil itu "bau busuk banget dan banyak lalat," menurut surat perintah penggeledahan.
Rivas, yang seharusnya ulang tahun ke-15 sehari sebelum mayatnya ditemuin, udah beberapa kali dilaporin hilang sama keluarganya di tahun 2024. Keluarga belum ngasih komentar, tapi ibu Rivas kabarnya bilang ke TMZ kalau anaknya punya "pacar" bernama David. Foto dan video yang diduga nunjukkin Rivas dan Burke deket udah nyebar di media sosial beberapa minggu terakhir, tapi polisi belum nyebut Burke, atau siapapun, sebagai orang yang dicurigai dalam kasus ini. Pengacara Burke juga belum bales permintaan komentar.
Ada lagi nih, guys, Rivas punya tato "Shhh..." di jari telunjuk kanannya, kata tim forensik waktu mereka ngenalin Rivas sebagai korban di Tesla. Burke kayaknya juga punya tato yang sama di jari yang sama, menurut foto yang dipublikasi People bulan April.
Polisi juga udah nyari rumah kontrakan di Hollywood Hills yang jaraknya cuma seblok dari tempat Tesla itu diderek. Pemilik rumah itu udah konfirmasi kalau rumahnya dikontrak sama manajer Burke. Rumah dengan empat kamar itu jadi latar belakang foto dan konten yang diposting online sama Burke, dan kayaknya dia tinggal di rumah itu sebelum tur.
Dalam wawancara pertamanya sama media setelah penggeledahan, pemilik rumah, Mladen Trifunovic, bilang ke Rolling Stone tanggal 18 September kalau dia nggak tau Burke tinggal di propertinya sampai manajer real estatenya ngasih tau hari itu.
"Gue kaget banget. Gue baru tau soal aktivitas polisi pagi ini," kata Trifunovic waktu itu. "Sebelumnya, gue nggak tau apa-apa soal kejadian di rumah itu atau soal D4vd dan cewek yang hilang itu. Gue nggak pernah kenal D4vd, dan gue nggak tau dia pernah tinggal di rumah itu."
Trifunovic bilang kontrak sewanya sama manajer Burke, Josh Marshall. Sewanya mulai Februari 2024. Marshall belum bales permintaan komentar.
Burke, 20 tahun, belum ngasih komentar soal kematian remaja itu. Sehari setelah penemuan mayat Rivas, Burke tetep tampil di Minneapolis, sambil ngelempar mainan Labubu ke fansnya. Sisa turnya akhirnya dibatalin.
Penyelidik butuh waktu lebih dari seminggu buat ngenalin Rivas sebagai korban. Mayatnya udah "membusuk parah" sampai Tim Forensik Los Angeles County nggak bisa nentuin warna mata atau rasnya, dan beratnya dicantumin 71 pound. "Dia kayaknya udah meninggal di dalam mobil buat waktu yang lama sebelum ditemuin," kata tim forensik di laporan online. Penyebab kematian remaja itu masih dicantumin "ditunda."
Waktu mayat itu pertama kali ditemuin, sumber dari kepolisian konfirmasi kalau Tesla itu atas nama Burke dengan alamat di Hempstead, Texas. Burke udah dikabarin soal penyelidikan ini dan "kerja sama" sama pihak berwajib, kata sumber deket penyanyi itu.
Walaupun Burke kayaknya santai aja sebelum Rivas dikenalin, perusahaan fashion Crocs dan Hollister narik kampanye yang nampilin musisi itu jadi model kolaborasi antara brand terkenal itu. "Kami tau soal berita ini. Karena situasi yang lagi berkembang, kami udah hapus konten kampanye yang nampilin D4vd selama penyelidikan ini berlangsung," kata brand itu dalam pernyataan bareng.
Burke, yang lahir di New York, pertama kali terkenal sebagai gamer Fortnite dan musisi dengan lagu buatannya sendiri, "You and I," yang dirilis online. Dia sukses besar di musim panas 2022 dengan single hits "Romantic Homicide" dan "Here With Me," setelah viral banget di TikTok, sampai masuk tangga lagu Billboard. Dia ngerilis EP debutnya, Petals to Thorns, di Mei 2023. Album studio debutnya, Withered, dirilis di April 2025.
Kata polisi nih, sebelum penyebab kematian Celeste Rivas jelas, masih belum ketahuan ada tindak kriminal lain selain nyembunyiin mayatnya.