
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Lirik Spanyol menjadi semakin umum dalam K-Pop karena agen-agen terus memperluas kehadiran mereka di Amerika Latin, sebuah wilayah yang telah muncul dalam beberapa tahun terakhir sebagai pasar luar negeri yang penting bagi industri tersebut. Artis seperti Le Sserafim, Aespa, dan Ateez telah merilis lagu-lagu dengan lirik Spanyol, menunjukkan tren yang semakin populer di kalangan penggemar K-Pop.
Salah satu contoh yang paling menarik adalah lagu 'Boompala' oleh Le Sserafim, yang menampilkan lirik 'saving the shame for manana (besok)'. Sementara itu, Aespa merilis lagu 'Lemonade' dengan lirik Spanyol 'muchas gracias mi amor (terima kasih banyak, cintaku)'. Ateez juga tidak ketinggalan dengan lagu 'Bad' yang menampilkan beberapa frasa Spanyol, seperti 'Tu me tienes loco' dan 'La Victoria', yang berarti 'Kamu membuatku gila' dan 'Kemenangan'.
Meskipun lirik Spanyol telah ada dalam K-Pop sebelumnya, seperti dalam lagu 'Me Gustas Tu' oleh GFriend dan 'O.O' oleh Nmixx, tren ini semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini mencerminkan pergeseran strategi pemasaran global K-Pop, yang semakin fokus pada pasar Amerika Latin.
Salah satu alasan utama di balik tren ini adalah pertumbuhan pasar K-Pop di Amerika Latin. Menurut data dari Circle Chart, penjualan album K-Pop mengalami penurunan global dari 115 juta pada tahun 2023 menjadi 85 juta pada tahun 2025. Namun, permintaan K-Pop terus meningkat di Amerika Latin, membuat wilayah ini menjadi salah satu pasar yang paling menjanjikan bagi industri tersebut.
Agensi-agensi K-Pop seperti JYP Entertainment dan Live Nation telah memulai festival-festival yang dirancang khusus untuk penggemar di Amerika Latin, seperti Straycity, yang akan diadakan di Bogota, Buenos Aires, dan Mexico City pada bulan September. Festival ini akan menampilkan artis-artis seperti Stray Kids, Ateez, dan NexZ, serta kolaborasi dengan artis lokal.
Penggunaan lirik Spanyol dalam K-Pop juga mencerminkan upaya untuk memperkuat hubungan dengan penggemar di Amerika Latin. Menurut kritikus musik Lim Hee-yun, 'penggunaan lirik Spanyol telah menjadi lebih dari sekadar gaya dalam K-Pop, tetapi juga upaya untuk terhubung dengan salah satu audiens global yang paling antusias dan cepat tumbuh'.
Lebih lanjut, analisis ini menunjukkan bahwa tren lirik Spanyol dalam K-Pop dapat membantu meningkatkan popularitas genre ini di Amerika Latin, serta memperluas basis penggemar secara global. Dengan demikian, K-Pop dapat terus tumbuh dan berkembang, memanfaatkan pasar yang belum terjelajahi dan menghasilkan karya-karya yang inovatif dan menarik.
Di samping itu, perlu dicatat bahwa K-Pop juga dapat membantu memperkenalkan bahasa dan budaya Korea kepada masyarakat Amerika Latin, sehingga memfasilitasi pertukaran budaya yang lebih luas dan mendalam. Dengan demikian, K-Pop dapat berperan sebagai jembatan antara dua budaya yang berbeda, mempromosikan kesadaran dan apresiasi terhadap keanekaragaman budaya global.
Lirik Spanyol menjadi semakin umum dalam K-Pop karena agen-agen terus memperluas kehadiran mereka di Amerika Latin, sebuah wilayah yang telah muncul dalam beberapa tahun terakhir sebagai pasar luar negeri yang penting bagi industri tersebut.