
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Mengingat kembali peristiwa sulit dilupakan ketika seseorang yang pernah menjadi bagian dari sebuah tim sukses tanpa dirinya. Mereka yang dulu bersama-sama dalam menciptakan kejayaan, bahkan hampir kehilangan satu sama lain, akhirnya dapat dipisahkan, bukan karena saling menginginkan, tapi karena keputusan yang diambil oleh pihak manajemen yang mengawasi mereka.
Hal ini telah dialami oleh Ha Hyungon, mantan anggota grup vokal Klik-B. Dia bersama dengan anggota lainnya seperti Yoo Hoseok, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Evan, serta Noh Minhyuk telah membentuk sebuah tim yang sukses di bawah label FNC Entertainment. Namun, tidak semua anggota Klik-B bisa menikmati kejayaan bersama-sama.
Hal ini dikarenakan perubahan keputusan pihak manajemen label FNC Entertainment, yang kemudian diikuti oleh keputusan-keputusan yang diambil oleh anggota lainnya. Ketika Ha Hyungon mencoba berbicara dengan perwakilan label tentang kebijakan yang diambil, dia justru menghadapi penolakan untuk berbicara dan mengakhiri pertemuannya dengan perusahaan tersebut.
Selain itu, Ha Hyungon juga mengatakan bahwa setelah Yoo Hoseok dan Noh Minhyuk meninggalkan grup, Ha Hyungon sendiri juga diperintahkan oleh perusahaan untuk mengundurkan diri. Hal ini menambahkan trauma lebih dalam bagi Ha Hyungon karena dia tidak sengaja dipaksa meninggalkan grup yang dihargai.
Berdasarkan saksi mata, Oh Jonghyuk, mantan anggota Klik-B, mengenang hari ketika Ha Hyungon pergi meninggalkan unit, mengatakan bahwa Ha Hyungon datang ke ruang tidurnya sambil menangis, dan bahkan sampai mencemaskan Oh Jonghyuk sendiri karena Ha Hyungon mengaku melalui operasi pengobatan, yang kemudian dilansir melalui video yang beredar di internet.
Kisah Trauma di Balik Kepergian Anggota Klik-B