counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Mengapa Video Kahi Dibenci Netizen? Analisis dan Kontroversi

21 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Mengapa Video Kahi Dibenci Netizen? Analisis dan Kontroversi

Sematan Media Terkait

(kode iframe)

Kahi, mantan leader grup vokal After School, telah menciptakan kontroversi online dengan video barunya yang berjudul 'Psalm 24: King of Glory'. Video ini dipakai sebagai bagian dari proyek Psalm 150, di mana Kahi berusaha untuk menyampaikan pesan-pesan Kristen melalui tarian dan nyanyian.

Menurut Kahi, ia awalnya diminta untuk mengambil bagian dalam Psalm 13, tapi kemudian ia harus menolak karena adanya konflik jadwal. Setelah itu, ia ditawari kesempatan lagi untuk mengambil bagian dalam sebuah solosingle yang berjudul 'Psalm 24: King of Glory'. Kahi dengan senang hati menerima tawaran ini.

Versi single ini dinyatakan oleh Kahi untuk menggambarkan kisah-Kisah Injil melalui gerakan tarian dan nyanyian.

Hanya saja, setelah video ini dirilis, ada banyak kontroversi yang timbul dari sisi pihak Netizen yang masih belum bisa mengerti apa itu konten ini, apalagi mengapa ia mengeluarkan suara kontroversi.

Menurut berbagai opini yang muncul setelah dirilisnya konten ini, Netizen mengungkapkan kalau Kahi telah gagal dalam mengekspresikan pesan-pesan Kristen dan lebih kepada mengungkapkan kegagalan Kahi dalam menggabungkan keindahan tarian dan nyanyian dengan pesan Injili.

Salah satu opini menyatakan, Kahi telah gagal menghadirkan keindahan tarian dan nyanyian dalam konteks ini dan menyebutnya sebagai 'cringe'.

Kahi sendiri, tidak menunjukkan sedikitpun tanda kegugupan. 'Saya tidak takut dengan kegagalan, bahkan saya percaya bahwa ini merupakan kesempatan yang besar untuk mengambil bagian dalam proyek ini dan mendorong orang orang muda untuk mengenal agama Kristus,' kata Kahi.

Mengapa video ini sebenarnya dibenci sampai-sampai netizen mengatakan itu sebagai 'cringe'? Apa motif dari perbuatan si Kahi?

(kode iframe)

Analisis ini dilakukan untuk memberikan klarifikasi mengapa ada banyak kontroversi yang berlanjut dalam konten ini.

Penyebab dari adanya kontroversi ini ialah kurangnya kemampuan Kahi dalam menggabungkan keindahan tarian dan nyanyian dalam konteks ini.

Jangan salah, Kahi sendiri memiliki kemampuan dalam menghadirkan keindahan tarian dan nyanyian, namun kali ini ia gagal dalam mengungkapkan keindahan tarian dan nyanyian tersebut.

Menurut opini yang dilansir dari berbagai media sosial, Kahi telah gagal dalam mengungkapkan keindahan tarian dan nyanyian, terlebih lagi ia gagal menggabungkan keindahan tarian dan nyanyian dengan pesan Injili.

Ringkasan

Netizen masih belum tahu apa yang sebenarnya terjadi

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru