counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Mick Jagger Menyesal Menerima Nasihat John Lennon untuk Belum Bertemu Elvis Presley: 'Sangat Gila Saya'

15 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Mick Jagger Menyesal Menerima Nasihat John Lennon untuk Belum Bertemu Elvis Presley: 'Sangat Gila Saya'

Mick Jagger, vokalis grup musik The Rolling Stones, telah memiliki kesempatan bertemu dengan Elvis Presley, seorang ikon musik rock yang terkenal. Namun, ia tidak melakukannya karena menerima saran dari John Lennon, anggota The Beatles. Jagger mengakui bahwa ia menyesal dengan keputusannya tersebut.

Menurut Jagger, Lennon sering memberitahunya tentang perjumpaan The Beatles dengan Presley pada tahun 1965 di Bel Air, Los Angeles. Lennon mengatakan bahwa Presley telah berubah pada saat itu dan tidak lagi menjadi Elvis yang dikenal dari laga-laganya. Jagger mengatakan bahwa ia ingin menjaga penilaian sendiri tentang Presley dan tidak ingin penilaian John tentang Presley memengaruhi pendapatnya.

Presley memiliki pengaruh besar terhadap musik rock pada saat itu, dan banyak orang telah mencoba bertemu dan menimanginya. Namun, Jagger mengatakan bahwa ia tidak melakukannya karena ingin menjaga penilaian sendiri. Jagger juga mengatakan bahwa ia ingin melihat Presley dengan mata sendiri untuk memahami siapa dan apa yang membuatnya begitu spesial.

Perspektif Jagger tentang Presley menambahkan konteks penting kepada sejarah perjumpaan musisi legendaris. Jagger dan Lennon tidak hanya berbagi pengalaman sebagai musisi, tetapi juga sebagai teman yang mengenal sejarah dan perkembangan musik.

Membahas tentang Presley, Jagger mengatakan bahwa ia ingin melihat Presley dengan mata sendiri untuk memahami siapa dan apa yang membuatnya begitu spesial. Dalam beberapa menit, Presley membawa gitar dan mereka mulai bermain musik bersama. Ketika mereka mulai bermain musik, konser mulai naik dan mereka mulai membicarakan tentang musik dan sejarahnya.

Dalam konser tersebut, Presley membawa gitar dan bermain bersama Jagger dan Lennon. Mereka membicarakan tentang musik dan sejarahnya, serta bagaimana mereka dapat memengaruhi dan mempengaruhi para musisi lain. Pertemuan ini menunjukkan bahwa Jagger dan Lennon sangat berbagi dan saling menghargai.

Menurut Tony Barrow, press officer grup musik The Beatles pada tahun 1960-an, Presley tidak lagi menjadi Elvis yang dikenal dari lagunya pada saat perjumpaan. Barrow mengatakan bahwa Presley telah lebih banyak lagi berperan sebagai aktor dan tidak lagi menjadi musisi. Presley telah menjadi ikon musik rock, tetapi ia tidak lagi menjadi Elvis yang dikenal dari lagunya.

Pertemuan Jagger dan Presley menunjukkan bahwa mereka berbagi pengalaman dan perasaan yang sama tentang musik dan sejarahnya. Jagger dan Lennon sangat berbagi dan saling menghargai, serta memahami bagaimana mereka dapat memengaruhi dan mempengaruhi para musisi lain. Ini menunjukkan bahwa sejarah musik dan perjumpaan para musisi sangat penting untuk dipahami dan dihargai.

Jagger dan Presley memiliki pengaruh besar terhadap musik dan budaya pada saat itu, dan banyak orang telah mencoba bertemu dan menimanginya. Namun, Jagger tidak melakukannya karena ingin menjaga penilaian sendiri tentang Presley. Jagger ingin melihat Presley dengan mata sendiri untuk memahami siapa dan apa yang membuatnya begitu spesial. Jadi, Jagger tetaplah menyesal tidak melakukannya, tetapi kita dapat menikmati sejarahnya dan memahami pengaruh besar yang telah diberikannya kepada musik dan budaya.

Ringkasan

Jagger mengungkap mengapa ia menerima saran anggota The Beatles

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru