
DocturDot membuka babak baru dengan Taylr di single berbentuk genre “1x4DaWonton”
DocturDot membuka babak baru dengan "1x4DaWonton," single yang berwarna-warni dan menampilkan Taylr...

Millpool, band asal London dengan empat personel, bikin gebrakan lewat EP terbaru mereka, “One Last Midnight.” Empat lagu dengan durasi hampir 14 menit ini bener-bener nunjukkin semangat mereka abis-abisan! Mereka sukses nge-blend post-rock, jazz-punk, dan alternative yang raw banget jadi satu kesatuan yang pecah.
Begitu denger chord pertama dari “The Wind”, langsung berasa kayak lagi di tengah badai! Bass yang bombastis, drum yang freeform, dan suara yang bikin merinding, semua jadi satu energi yang kuat banget kayak lagi nonton mereka live. Di title track “One Last Midnight”, kita bisa ngerasain apa yang pengen Millpool sampein: amarah yang meledak-ledak tapi sekaligus bikin lega. Lagu penutup, “Solstice,” nyatuin semuanya jadi satu tarikan napas, kayak habis badai terus lega gitu deh.
Yang bikin Millpool beda itu keberanian mereka buat eksperimen. Mereka nyampurin groove kompleks ala Slint, kegilaan Shabaka Hutchings yang saxophone-nya bikin merinding, dan emosi mentah ala Fugazi, tapi tetep jadi diri mereka sendiri. Dengan spoken word dan eksplorasi instrumental, “One Last Midnight” jadi kayak perjalanan tengah malam buat nyari jati diri lewat suara dan jiwa.
Scene alt-rock di London lagi naik daun banget, dan Millpool jadi salah satu yang paling unpredictable. “One Last Midnight” jadi bukti kenapa lo harus dengerin mereka sekarang juga!
Millpool, band asal London dengan empat personel, bikin gebrakan lewat EP terbaru mereka, “One Last Midnight.” Empat lagu dengan durasi hampir 14 menit ini bener-bener nunjukkin semangat mereka abis-abisan!