
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Kematian tragis seorang influencer cewek bikin banyak netizen Korea syok berat setelah acara SBS nayangin investigasi tentang kejadian ini.
Pada tanggal 3 Oktober, Curious Stories Y-nya SBS ngebahas tentang kematian Yoo Ji Ah, seorang influencer usia 20-an yang meninggal cuma 30 menit setelah selesai live.
Kabarnya, mayat Yoo ditemukan di daerah pegunungan terpencil di Muju, Provinsi Jeolla Utara. Waktu kematiannya diperkirakan tanggal 11 September, jam 3:27 sore KST. Ada tanda-tanda kekerasan parah di wajahnya, yang bikin banyak pertanyaan tentang penyebab kematiannya.
Tersangka dalam kasus ini adalah seorang cowok umur 50-an, yang dikenal dengan nama keluarga “Choi” (nama samaran). Choi ini kabarnya kerja sebagai agen media sosial dan punya hubungan dekat sama korban, pura-pura jadi CEO kaya dari perusahaan IT. Padahal, aslinya dia lagi banyak utang, bahkan rumahnya mau dilelang.
Platform tempat Yoo biasa live punya sistem ranking buat penggunanya, yang ditentukan dari seberapa banyak duit yang mereka kasih ke kreatornya. Ranking yang lebih tinggi butuh duit yang gede banget, dan Choi udah nyampe level 56, yang kabarnya butuh biaya minimal 100 juta KRW (sekitar $71,000 USD). Ini bikin dia dapet status “VIP” di antara followers-nya.
Sehari sebelum kematian korban, Choi kabarnya keliatan berlutut di depannya, mohon-mohon sesuatu. Polisi menduga kalau keterlibatan finansialnya yang berlebihan dan masalah pribadinya jadi penyebab kejahatan ini.
Kejadian ini udah nyulut diskusi besar tentang keamanan para influencer yang terlibat dalam sistem sponsor dari penonton mereka, yang bikin batasan antara personal dan profesional jadi kabur.
Cewek ini punya 300 ribu followers, guys!