
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

AI lagi rame banget diperdebatkan, terutama soal penggunaannya di dunia K-Pop. Bahaya banget buat para idol, bisa diedit jadi adegan seksual tanpa izin mereka!
Bahkan, fans juga ikutan bikin editan 'parasocial' yang bikin geleng-geleng kepala.
Belakangan ini, netizen pada heboh sama tren AI baru yang bikin seolah-olah idol cowok nyium fans yang bikin editan itu. Tapi, yang bikin khawatir bukan cuma soal halu-nya, tapi bahaya AI itu sendiri. Bayangin aja, foto-foto idol dimasukin ke teknologi itu, artinya mereka bisa dipakai buat hal-hal jahat tanpa izin!
Ada juga yang bilang, sebenarnya ada cara lain buat bikin momen kayak gitu, misalnya pakai aplikasi atau template photobooth resmi dari agensi K-Pop pas comeback atau acara spesial.
Banyak yang ngerasa ini udah kelewatan dan minta buat stop normalisasi AI. Para fans juga pada ingetin buat nggak ngejadiin idol sebagai objek fantasi dan lebih ngehormatin mereka sebagai manusia.
Soalnya, AI ini nggak se- harmless yang kita kira. Data kita bisa kesimpen di sistem AI dan muka kita bisa aja dipakai buat hal yang nggak-nggak di masa depan. Selain itu, AI juga bisa dengan gampang bikin foto idol jadi hoax atau deepfake!
Intinya sih, kita harus lebih hati-hati dan bijak dalam menggunakan AI, apalagi yang menyangkut privasi dan kehormatan orang lain. Ingat, idol juga manusia yang punya hak untuk dihormati!
"Mereka itu manusia, bukan objek!"