
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Netizen Korea Selatan lagi pada ribut nih gegara ada warga Korea yang diselamatin dari sindikat kejahatan di Kamboja. Masalahnya, salah satu dari mereka katanya punya tato full body!
Jadi, gini ceritanya. Awal bulan ini, anggota DPR Korea Selatan, Kim Byung Joo, yang juga tokoh penting di Partai Demokrat, ngumumin kalo dia udah bantu nyelamatin tiga cowok Korea yang kejebak di Kamboja. Mereka ini masih muda, sekitar 20-an, dan berangkat ke Kamboja bulan Agustus karena ngeliat iklan lowongan kerja dengan gaji gede. Eh, pas nyampe sana, malah dikurung di markas kriminal dan dipaksa buat ikut penipuan online. Parahnya lagi, paspor sama HP mereka disita, terus mereka juga disiksa secara fisik.
Pak Kim ini sempet nge-share foto-foto dari operasi penyelamatan itu. Nah, di salah satu foto, badan korbannya diblur semua, mungkin karena tatonya banyak banget. Tau sendiri kan, di Korea tato masih dianggap tabu, jadi wajar aja kalo tokoh publik nyembunyiin tatonya pas tampil di acara formal.
Foto yang diunggah Kim Byung Joo ini langsung jadi kontroversi politik. Politisi sayap kanan sama netizen langsung nyebut cowok yang diselamatin itu kriminal dan gangster, disamain kayak "Chorong", bos kejahatan di film Korea yang lagi hits, The Roundup: No Way Out. Ada juga anggota DPR oposisi yang bilang Kim seharusnya cuma nyelamatin "warga negara yang nggak bersalah", bukan kriminal bertato. Park Soo Young dari Partai Kekuatan Rakyat juga nuduh Kim udah bikin drama politik dengan nyelamatin "gangster".
Kim Byung Joo sampe nangis pas konferensi pers dan nyindir orang-orang yang nge-judge orang lain cuma dari penampilannya.
Politik yang nyuruh kita buat nge-ignore orang cuma karena dia punya tato dan dicurigai ngelakuin kejahatan, politik yang nanya 'kenapa kamu nyelamatin mereka?' setelah nyelamatin warga negara -- itu cuma fitnah dan kutukan yang dibungkus sebagai perpecahan.
-- Kim Byung Joo
Kim nambahin, "Apa kita beneran mau ngecap anak muda sebagai gangster dan nyebarin kebencian cuma karena mereka punya tato?"
Diskusi ini bikin banyak orang terpecah. Ada yang ngecam pandangan yang nge-judge tato, tapi ada juga yang masih percaya kalo tato itu identik sama kepribadian yang buruk.
Dia kejebak dan disiksa di markas kriminal. Serius, tato jadi masalah?