
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Geger nih! Fans NJZ, yang dikenal dengan nama Team Bunnies, lagi kena masalah. Mereka yang ngumpulin dana buat berantas komentar jahat ke idolanya, eh malah dilimpahin ke pengadilan anak atas tuduhan ngelanggar Undang-Undang Penggalangan Dana dan Hadiah. Alasannya? Salah satu dari mereka masih di bawah umur, guys!
Kabarnya, Kejaksaan Seoul udah nyerahin kasus "A" (yang masih bocil), selaku ketua Team Bunnies, karena diduga ngelanggar UU Donasi. Mereka bilang ada bukti kuat pelanggaran hukum. Tapi, karena masih kecil dan biar nggak langsung dihukum pidana, kasusnya diserahin ke bagian anak-anak.
Kata sumber hukum, "Kemungkinan besar sih karena kurang paham hukum aja. Anak di bawah umur kan biasanya kena UU Anak, dan kami rasa kasus ini nggak pantes dihukum."
Nantinya, pengadilan anak bakal nilai lagi umur "A" dan seberapa parah tindakannya. Kalau emang nggak terlalu berat, kasusnya bisa aja dihentiin tanpa hukuman.
Buat yang belum tau, Team Bunnies itu fanbase NJZ yang dibentuk tahun lalu buat dukung idolanya pas lagi rame konflik antara HYBE dan ADOR.
Oktober lalu, mereka buka donasi buat promosiin NJZ dan "laporin postingan jahat". Goksnya, dalam 8 jam terkumpul lebih dari 50 juta KRW (sekitar 600 jutaan rupiah!). Tapi, ya itu tadi, malah kena masalah karena diduga ngelanggar aturan soal penggalangan dana.
Aturan yang berlaku bilang, kalau donasi lebih dari 10 juta KRW (sekitar 120 jutaan rupiah), harusnya didaftarin ke pihak berwenang.
Sekarang, donasinya lagi ditahan sambil nunggu hasil investigasi. Kalau emang ada sisa dana, bakal dibalikin ke donatur sesuai hukum yang berlaku.
Tapi, K-Netizen pada nggak habis pikir sama kelakuan fanbase ini:
Netizen pada kaget banget!