
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Noah Kahan telah jelas bahwa dia tidak akan pernah menyetujui pemakaian lagunya untuk mendukung administrasi Trump. Dia telah menulis lagu "American Cars" sebagai karier pribadinya, tapi tidak sebagian apapun dari lagu itu harus digunakan untuk mendukung ideologi atau agenda politik.
Pada hari Senin, Biro Presiden menerbitkan serangkaian foto Instagram menampilkan Presiden Donald Trump mengunjungi lokasi uji coba flagship General Motors di Michigan. Saat kunjungan tersebut, Presiden Trump menggunakan kesempatan itu untuk membahas tentang tarif kontroversial yang dia tindaklanjuti menyangkut industri otomotif dan mengeleminasi kepercayaan bahwa "Trump dapat menumbuhkan kembali industri otomotif Amerika dengan menilai tarif yang lebih baik". Foto-foto itu dilengkapi dengan musik lagu "American Cars" yang ditulis oleh Noah Kahan sebagai lagu tema yang penuh dengan keindahan dan nostalgia Amerika.
Pada akhirnya, Noah Kahan langsung membantah dan mengutuk biro Presiden untuk menggunakan lagu-lagunya sebagai musik tema dalam promo video Trump, dia bilang, "Tidak perlu berprasangka baik jika saya bisa mengetahui dan berbicara tentang lagu-lagu saya dengan jelas. "Musik saya tidak boleh digunakan untuk memperkuat agenda atau ideologi politik yang mengancam kebebasan demokrasi," katanya.
Noah Kahan bukannya kecewa, dia juga mengatakan bahwa dia tidak perlu terlibat dengan kontroversi yang diakibatkan administrasi Trump. "Aku hanya menginginkan untuk menulis lagu lagu yang dapat menyebar luas dan dikenal oleh banyak orang, tapi aku tidak perlu terlibat dalam kontroversi politik yang tidak perlu", katanya.
Representasi dari Biro Presiden tidak mengeluarkan pernyataan resmi untuk mengatakan hal tersebut. Namun, kita tahu bahwa hal ini adalah taktik yang digunakan untuk memancing kebencian dan emosi negatif dari para pengikutnya dan menyebarkan kebencian kepada lawan-lawannya.
Noah Kahan juga bukannya tidak menyadari hal tersebut. Pada hari Rabu, dia menjelaskan alasan mengapa dia tidak memperbolehkan Biro Presiden menggunakan lagunya sebagai musik tema dan bagaimana dia menerima kritik yang dia dapatkan dari para pengikutnya.
Dalam sebuah wawancara, dia membahas tentang alasan mengapa dia tidak memperbolehkan Biro Presiden menggunakan lagunya sebagai musik tema dan bagaimana dia menerima kritik yang dia dapatkan dari para pengikutnya. "Musik itu memiliki makna yang dalam dan tidak boleh digunakan untuk memperkuat agenda atau ideologi politik yang mengancam kebebasan demokrasi. Itu hanyalah satu contoh dari makna lirik-lirik lagu saya tentang keindahan dan keunikan amerika", katanya.
Terlepas dari kontroversi yang diakibatkan administrasi Trump, konten musik "American Cars" masih menjadi lagu yang banyak diminati dan mendapat perhatian daripara pengagum musik. Karena itu, bukan untuk kepentingan politik, tapi karena kualitas musik dan kualitas penampilan musik yang ada, lahirlah musik "American Cars" yang menjadi musik tema dalam promo video Trump.
Sebagai musisi, Noah Kahan memiliki kewajiban untuk melindungi hak-hak kreativitas dan kebebasan berekspresi, termasuk hak untuk menentukan bagaimana musik dan lagu-lagunya digunakan.
Masih banyak yang belum kita ketahui tentang musik "American Cars" dan perjuangan Noah Kahan dalam menjaga hak-hak kreativitas dan kebebasan berekspresi. Namun, apa yang kita ketahui hingga saat ini adalah yang terpenting, yaitu bahwa musik "American Cars" tidak boleh digunakan untuk memperkuat agenda atau ideologi politik yang mengancam kebebasan demokrasi.
Biro Presiden menggunakan lagu "American Cars" Noah Kahan untuk memperkuat foto-foto Presiden meninjau lokasi uji coba flagship General Motors di Michigan