counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Noah Kahan: Pemerintah AS Menggunakan Lagunya untuk Mengiringi Video Trump

29 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Noah Kahan: Pemerintah AS Menggunakan Lagunya untuk Mengiringi Video Trump

Sematan Media Terkait

Noah Kahan adalah seorang musisi yang tidak mau melihat lagunya digunakan untuk mendukung pemerintah Trump.

Di hari Senin, Gedung Putih memposting foto-foto Instagram yang menampilkan Presiden Trump saat berkunjung ke situs uji coba flagship General Motors di Michigan. Saat itu, presiden mengambil kesempatan untuk membangga-banggakan tarif kontroversialnya di industri otomotif dan memukul telapak tangannya sambil menonton balap drag.

Foto-foto carousel yang mencolok itu diiringi oleh lagu "American Cars" Kahan, sebuah lagu yang dia tulis untuk adiknya Sasha tentang bagaimana dia adalah pembuat masalah keluarga.

Setelah para penggemarnya melihat dan mengungkit, sang musisi mengirimkan balasan dan menulis: "Saya tidak pernah sependapat dengan lagu saya digunakan untuk mendukung Anda atau pemerintahan ini."

Bahkan sebelum itu, musisi lain telah mengutuk pemerintahan Trump karena menggunakan lagu mereka tanpa izin. Pada bulan Juli, Katy Perry mengkritik pemerintahan setelah Gedung Putih memanfaatkan lagu "Firework"nya untuk menunjukkan serangan militer.

Video

https://www.youtube.com/embed/dQw4w9WgXcQ
menunjukkan aksi keras-kerasan presiden Trump saat mengunjungi General Motors, dengan lagu "American Cars" Kahan sebagai latar musiknya.

Noah Kahan telah menyesalkan penggunaan lagunya itu dan mengumumkan kekecewaannya dengan kalimat yang mengejutkan: "Saya tidak pernah menyetujui lagu saya digunakan untuk mendukung Presiden Trump dan saya pikir itu sangat bodoh."

Jika memang benar pemerintah AS menggunakan lagu Noah Kahan sebagai latar musik, maka ini adalah contoh kejijikan dalam menggunakan musik dan identitas individu untuk tujuan propaganda. Lagu "American Cars" adalah karya yang mengandung makna mendalam dan tidak dapat dibayangkan sebagai konteks propaganda.

Para kritikus musik berpendapat bahwa hal ini menunjukkan bagaimana pemerintahan Trump mengabaikan hak cipta dan penggunaan lagu yang tidak bertanggung jawab. Mereka yakin bahwa jika sebuah lagu dimanfaatkan tanpa izin, maka ini bukan hanya mengenai hukum tetapi juga mengenai rasa hormat dan etika. Noah Kahan dengan tegas menyatakan kekecewannya terhadap pemerintahan Trump dan mengumumkan bahwa dia tidak pernah menyetujui penggunaan lagunya. Saat ini, banyak orang yang merasa bingung dan marah dengan penggunaan lagu "American Cars" Kahan yang tidak terkait dengan tujuan propaganda.

Terutama bagi para penggemar Noah Kahan, tindakan pemerintahan Trump dianggap sangat menyakitkan dan tidak profesional.

Mereka merasa bahwa lagu "American Cars" Kahan adalah sesuatu yang berharga dan tidak layak digunakan sebagai latar musik untuk kepentingan pemerintahan. Bahkan para penggemar yang tidak terlalu mengenal lagu "American Cars" itu merasa bingung dan marah dengan tindakan yang tidak masuk akal tersebut.

Salah satu alasan utama mengapa tindakan pemerintahan Trump sangat tidak tepat adalah karena lagu "American Cars" Kahan adalah sebuah karya yang sangat berharga. Mereka yakin bahwa lagu itu tidak dapat dibayangkan dalam konteks propaganda dan tidak boleh digunakan untuk tujuan pribadi. Mereka merasa bahwa hal ini akan merusak reputasi dan kehormatan pemerintahan Trump.

Misalnya seperti hal ini yang terjadi dengan pemerintahan Trump

adalah karena pemerintah menggunakan lagu "American Cars" Kahan untuk mengiringi foto-foto Presiden Trump saat berkunjung ke General Motors.

Terutama bagi para penggemar Noah Kahan, tindakan pemerintahan Trump dianggap sangat menyakitkan dan tidak profesional. Mungkin kejadian ini akan merusak reputasi dan kehormatan pemerintahan Trump dan mungkin juga akan merusak hubungan dan keharmonisan dengan penggemar musik.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kejujuran dan transparansi dalam menggunakan musik dan identitas individu. Mereka berpendapat bahwa tindakan pemerintahan Trump dapat membahayakan hubungan dengan penggemar dan dapat merusak kehormatan pemerintahan.

Ringkasan

Pemerintah AS menggunakan lagu "American Cars" Kahan untuk mengiringi foto-foto Presiden Trump saat berkunjung ke situs uji coba flagship General Motors

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru