counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Paul McCartney Guncang Nashville dengan Konser Theater Spesial! šŸ”„

07 November 2025
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Paul McCartney Guncang Nashville dengan Konser Theater Spesial! šŸ”„

Ada momen yang agak unik di tengah-tengah konser Got Back Tour dari Paul McCartney. Pas lagi bawain ā€œNow and Then,ā€ demo dari John Lennon tahun 70-an yang dibantu AI dan dirilis tahun 2023 sebagai ā€œlagu terakhir Beatles.ā€ Nonton video klipnya yang banyak diperdebatkan, yang pakai teknologi digital buat nyatuin lagi Beatles yang masih hidup sama yang udah meninggal, di layar gede di belakang McCartney dan bandnya itu beneran bikin otak traveling ke mana-mana.

Tapi ya gitu deh, sama kayak ngeliat seorang Beatle umur 83 tahun di panggung tahun 2025, lebih dari 60 tahun sejak The Fab Four pertama kali dateng ke Amerika.

Kamis malem di Nashville, McCartney bawa Beatles, Wings, dan lebih dari 30 lagu ke Pinnacle, tempat paling kecil yang dia datengin di tur Amerika Utara 2025-nya. Emang sih gak se-intim Bowery Ballroom di New York, tempat Sir Paul bikin tiga pertunjukan kejutan di bulan Februari, tapi Pinnacle yang kapasitasnya 4500 orang ini cukup cozy dan bikin tiket McCartney jadi yang paling dicari di Nashville minggu ini (padahal Sabrina Carpenter juga lagi konser dua malam di Bridgestone Arena!).

Mereka yang beruntung bisa masuk — mulai dari fans Beatles rambut putih yang bawa papan nama, sampe millennials yang bawa bayi, gitaris Mƶtley Crüe Mick Mars, dan jagoan jangle-pop Robyn Hitchcock — disuguhi penampilan klasik McCartney. Dia dan bandnya yang udah lama, tujuh musisi termasuk Abe Laboriel Jr. yang keren banget di drum dan tiga pemain alat tiup, dengan teliti bawain lagi lagu-lagu klasik Beatles kayak ā€œGot to Get You into My Life,ā€ ā€œDrive My Car,ā€ ā€œGetting Better,ā€ dan ā€œLady Madonna.ā€ Mereka juga lagi ngebangkitin ā€œHelp!ā€ di tur ini, pertama kalinya McCartney bawain lagu itu secara penuh sejak 1965. Rob Sheffield dari Rolling Stone bilang itu adalah ā€œpuncak emosionalā€ dari pembukaan tur Got Back di Palm Springs bulan September.

Di Nashville, ā€œHelp!ā€ sukses manasin suasana, tapi emosi justru memuncak bukan pas lagu McCartney, tapi pas ā€œSomethingā€ dari George Harrison. Dimulai dengan McCartney solo di ukulele, itu adalah penampilan yang indah dan sederhana yang bikin penonton terdiam, sampe akhirnya band ikut masuk dan bikin bagian akhirnya jadi euforia. Kemauan McCartney buat bawain lagu Beatles yang awalnya gak dia nyanyiin — ā€œSomethingā€ dari Harrison, ā€œHelp!ā€ dan ā€œBeing for the Benefit of Mr. Kiteā€ dari Lennon — bikin daftar lagunya gak bosenin, meskipun dia tiap malem bawain lagu-lagu wajib kayak ā€œLet It Beā€ dan ā€œHey Jude.ā€ Oh iya, kedua lagu piano ballad itu beneran bikin merinding pas Kamis malem.

Tapi meskipun banyak lagu Beatles, termasuk ā€œGet Backā€ yang beneran nendang, justru lagu-lagu Wings yang bikin konser ini beda. Mungkin karena album baru berjudul Wings baru aja rilis beberapa jam sebelumnya, tapi McCartney dan bandnya kayaknya seneng banget bawain lagu-lagu dari era 70-an-nya. ā€œJetā€ itu supersonik, ā€œLet Me Roll Itā€ beneran funky, dan ā€œLive and Let Dieā€ ngebakar semangat, meskipun kembang api di dalem Pinnacle digantiin sama gambar api.

Sayangnya, ā€œJunior’s Farm,ā€ yang direkam Wings di Nashville, gak masuk daftar lagu, dan McCartney juga gak ngikutin jejak Ringo Starr bulan Januari lalu buat cerita tentang waktunya di Music City dan gimana itu mempengaruhi dia dan Beatles. Tapi dia sempet seru-seruan dengan ngebacain papan nama yang diangkat penonton, termasuk satu yang bilang, ā€œGue gay; tolong bantu gue coming out.ā€ ā€œUcapin ā€˜Gue gay’ tiga kali,ā€ saran McCartney. Dia juga ngasih pengantar buat ā€œBlackbirdā€ dengan cerita inspiratif tentang waktu Beatles ngancem batalin konser yang dipisah-pisahin di Jacksonville, Florida, kalo promotor gak ngebolehin fans kulit hitam duduk bareng kulit putih. (Promotornya akhirnya ngalah.)

Setelah keluar panggung buat istirahat sebentar setelah nyanyi bareng ā€œHey Jude,ā€ McCartney dan bandnya balik lagi buat bawain mini-suite Abbey Road. Tapi sebelumnya mereka ngibarin bendera: bendera AS, Union Jack, bendera negara bagian Tennessee, dan bendera Pride. Itu emang udah diatur, tapi tetep ngena banget buat fans yang pengen ngeliat tanda-tanda persatuan di negara yang lagi kerasa banget perpecahannya. Mungkin buat malem ini, itu disediain sama musik Beatles, atau setidaknya seorang octogenarian yang gak takut buat ngasih nasihat yang bikin malem ini jadi salah satu momen paling manis: ā€œPada akhirnya, cinta yang lo terima, sama dengan cinta yang lo berikan.ā€

Set List:
ā€œHelp!ā€
ā€œComing Upā€
ā€œGot to Get You Into My Lifeā€
ā€œDrive My Carā€
ā€œLetting Goā€
ā€œCome On to Meā€
ā€œLet Me Roll Itā€
ā€œGetting Betterā€
ā€œLet ā€˜Em Inā€
ā€œMy Valentineā€
ā€œNineteen Hundred and Eighty-Fiveā€
ā€œMaybe I’m Amazedā€
ā€œI’ve Just Seen a Faceā€
ā€œIn Spite of All the Dangerā€
ā€œLove Me Doā€
ā€œEvery Nightā€
ā€œBlackbirdā€
ā€œNow and Thenā€
ā€œLady Madonnaā€
ā€œJetā€
ā€œBeing for the Benefit of Mr. Kite!ā€
ā€œSomethingā€
ā€œOb-La-Di, Ob-La-Daā€
ā€œBand on the Runā€
ā€œGet Backā€
ā€œLet It Beā€
ā€œLive and Let Dieā€
ā€œHey Judeā€
ā€œI’ve Got a Feelingā€
ā€œSgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Bandā€
ā€œHelter Skelterā€
ā€œGolden Slumbersā€
ā€œCarry That Weightā€
ā€œThe Endā€

Ringkasan

Sir Paul bikin pecah di Pinnacle Music City yang kapasitasnya 4500 orang! Bawain lagu-lagu klasik Beatles, tapi justru lagu era 70-an yang paling bikin semangat!

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru