
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Pelatih dari idola Jepang yang diduga menghilang secara tiba-tiba sebelum debut K-Pop mereka telah diserahkan ke pengadilan atas tuduhan suap.
Menurut laporan pada tanggal 4 Agustus, Polisi Distrik Yeongdeungpo di Seoul telah menyampaikan pelatih Jepang yang hanya dikenal sebagai 'A' kepada pengadilan tanpa penahanan pada tanggal 29 Juli.
A telah diduga mempersiapkan untuk debut sebagai salah satu dari enam anggota grup K-Pop di bawah sebuah agensi hiburan kecil. Namun, pada bulan Desember 2025, beberapa hari sebelum grup debut, pelatih tersebut diduga tiba-tiba menghilang dari hubungan dengan agensi tersebut, mengutip 'pencopotan kepercayaan'.
Hal ini menimbulkan masalah besar bagi agensi, karena grup tersebut sudah mempersiapkan dengan baik hingga mereka menyelesaikan pembuatan video musik bersama A. Akhirnya, grup tersebut melanjutkan debut dengan lima anggota pada Februari 2026.
Agen tersebut mengklaim kerugian sekitar ₩57,4 juta (sekitar USD 40,200) karena kelengahan A. Jumlah tersebut mencakup uang yang ditanamkan pada pengembangan dan pelatihan A, produksi lagu dan koreografi, rekaman, pengecekan video musik, biaya makan dan akomodasi.
Lebih parah lagi, agensi mengklaim bahwa mereka menemukan bukti bahwa A telah menyunting kontrak kedua dengan agensi lain di balik kontrak asli. Ada juga tuduhan bahwa ini bukanlah kali pertama pelatih tersebut menghilang dari sebuah agensi.
Sebelumnya, A diduga telah menghilang dari sebuah kontrak dari agensi lainnya.
Polisi telah menetapkan larangan perjalanan pada A selama mengejar kasus ini. A dipercaya masih berada di Korea Selatan, dengan penampakan A di media sosial.
Setelah menyelidiki kasus ini, polisi telah menyampaikan kasus ke pengadilan atas tuduhan suap.
Menurut laporan, agensi telah melihat kerugian karena kesalahan pelatih tersebut, dan kini agensi tersebut mengharapkan pembelaan atas kerugian tersebut.
Agen tersebut telah mencari bantuan untuk menggantikan pelatih tersebut. Sekarang, agensi tersebut berharap agar kasus ini dapat selesai dan tidak mempengaruhi reputasi mereka.
Tindakan A telah menimbulkan kecurigaan di komunitas K-Pop, dan beberapa anggota publik telah mengkritik pelatih tersebut karena menghilang dari kontrak tanpa memberitahu.
Penyelidikan dan pengadilan yang akan datang akan menentukan apakah A benar-benar salah dan jika demikian, apa yang akan dialami oleh pelatih tersebut.
Pelatih yang menghilang telah menimbulkan perdebatan pada masyarakat dan agensi lainnya telah mencari tahu lebih lanjut tentang kejadian ini.
Lebih jauh lagi, komunitas K-Pop telah menekankan pentingnya profesionalisme dan komitmen di antara anggota dan agensi.
Agen yang terlibat juga mencetak ulang aturan dan prosedurnya agar tidak terjadi hal seperti ini di masa depan.
Bagaimana kasus ini akan berlanjut, kita akan menunggu perkembangan selanjutnya.
Di sisi lain, penampakan pelatih tersebut di media sosial telah menimbulkan perdebatan di kalangan penggemar K-Pop.
Kejadian ini telah menimbulkan perbincangan panjang tentang kerugian dan dampaknya terhadap agensi.
"Akan tetapi, penjelasan yang lebih jelas tentang alasan mengapa A menghilang masih dibutuhkan.
Mereka sudah merekam video musiknya.