counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Pelatih K-Pop yang Dituduh Skema Penipuan Dimintakan Saksi

05 Agustus 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Pelatih K-Pop yang Dituduh Skema Penipuan Dimintakan Saksi

Pada bulan Desember 2025, seorang pelatih K-Pop Jepang yang beridentitas sebagai 'A' diidentifikasi oleh polisi Seoul, Yeongdeungpo, sebagai tersangka dalam skema penipuan yang melibatkan salah satu agensi industri hiburan K-Pop kecil.

Menurut laporan bulan Agustus 4, polisi mereforsir A ke pengadilan atas permintaan pelapor tanpa adanya penangkapan pada tanggal 29 Juli.

A yang beridentitas sebagai seorang pelatih K-Pop yang siap debut bersama agensi kecil ini berencana debut dengan 5 anggota dan telah merekam musik video di tahun 2026. Namun, pelatih ini tiba-tiba menghilang di bulan Desember 2025. A telah merekam video musik dengan 5 anggota dan selesai dalam 6 bulan sebelum debut di akhir bulan Januari 2026.

Seorang saksikan melahirkan bahwa A sudah merencanakan untuk pergi keluar dari agensi K-Pop, segera setelah dia menyelesaikan musik video.

Tidak hanya itu saja, di bulan Desember, perusahaam tersebut telah menyelesaikan filmnya dan memutuskan untuk merekam video musik.

Hal ini menyebabkan kerugian untuk A dan 5 anggota lainnya, karena mereka perlu membagi keuntungan dari lagu dan musik video yang telah mereka rekam bersama.

A juga dianggap pernah menipu sebelumnya, karena dia menghilang dan tidak memberitahu perusahaannya, setelah mereka menanggung biaya pemeranannya.

Dalam wawancara dengan majalah di tahun 2023, A mengungkapkan tentang perebutan hak cipta yang dilakukan oleh sang agensi.

Sebagai konsekuensinya, mereka kehilangan biaya investasi dan reputasinya terus menurun.

Di awal pekan ini, agensi meminta untuk meminta konsultasi hukum, karena mereka kehilangan biaya besar karena musik video telah direkam tanpa pengetahuan mereka.

A juga mengatakan bahwa dia sudah pernah menandatangani kontrak dengan perusahaan lain, meski dia tidak pernah mengunjungi lokasinya.

Agensi yang melawan A mengalami kerugian yang berat dan mengharapkan agar pengadilan memberikan keputusan yang adil dan tepat terhadap A.

A akan dihadapkan atas tuduhan penipuan dan pengelabihan biaya.

A akan dibandingkan dengan tuduhan yang sama seperti yang A lakukan pada perusahaan sebelumnya dan diharapkan akan mengakhiri kehidupan A karena menipu perusahaan.

Jika A dihukum, A akan dianggap sebagai tindakan paling kejam yang pernah dilakukan terhadap agen lain.

Ringkasan

Mereka sudah merekam MV.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru