
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Pembalap MotoGP asal Italia, Marco Simoncelli meninggal dunia pada tanggal 23 Oktober 2011 setelah mengalami kecelakaan saat berlaga di Malaysia. Ia hanya berusia 26 tahun ketika meninggal dunia.
Informasi tentang meninggalnya Marco Simoncelli disampaikan oleh tim balapnya, San Carlo Gresini Race dalam sebuah pernyataan yang dikirimkan melalui email. Menurut pernyataan itu, pembalap yang terkenal dengan julukan "Super Sic" itu meninggal setelah mengalami kecelakaan pada jam 7:00 pagi waktu setempat. Ia sempat dikabarkan mengalami cedera otak akibat kecelakaan yang terjadi pada sirkuit Motagrim Malaysia.
Setelah mendengar kabar tersebut, tim balap Yamaha bersurat untuk meminta jasa penguburan Marco Simoncelli dan mengambil bagian dalam upacara pemberhentian terakhir. Menurut pihak tim, penguburan Marco Simoncelli akan dilakukan pada 26 Oktober 2011 di tempat kelahirannya di Cattolica.
Menurut laporan yang disampaikan oleh saksi, Marco Simoncelli ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di lapangan dan tidak bergerak setelah mengalami kecelakaan. Tim medis langsung berdatangan dan melakukan intervensi kepadanya. Namun, pada akhirnya, pembalap itu harus meninggalkan dunia.
Marco Simoncelli telah berprestasi mengharumkan nama Italia di kancah MotoGP. Kegelisahan yang muncul setelah meninggalnya Marco Simoncelli bukan hanya disebabkan karena meninggalnya seorang legenda MotoGP. Meninggalnya Marco Simoncelli sebenarnya menginspirasi pembalap muda di Italia juga.
Di antara banyak pembalap muda yang mengagungkan Marco Simoncelli adalah Andrea Iannone, pembalap yang masih berusia 16 tahun di saat pembalap itu meninggal dunia. Pembalap muda itu mengatakan bahwa ia ingin berada di puncak karir profesional MotoGP. Iannone mengikuti jejak langkah pembalap MotoGP Italia lainnya dan berhasil menjadi juara dunia dalam kelas Moto3 pada tahun 2011.
Menurut Iannone, kematiannya adalah pelajaran berharga. Pembalap yang terkenal dengan kemampuan balapnya itu mengatakan bahwa ia ingin terus mengejar impian karirnya dan berhenti tidak sampai ia menyelesaikan tujuannya.
Hari keberuntungan Marco Simoncelli sebenarnya belum tercapai saat ia meninggal dunia. Pembalap itu pernah merasakan kesedihan yang paling menyakitkan ketika ia gagal melaju ke kualifikasi terakhir pada tahun 2011. Pembalap yang terkenal dengan julukan "Super Sic" ini terus berjuang hingga akhirnya ia berhasil mendapatkan kesempatan berkompetisi.
Setelah meninggalnya Marco Simoncelli, banyak orang berkumpul untuk mengenang perjuangan dan kesuksesan pembalap itu. Pada saat itu, Italia telah mengalami kegagalan dalam pertandingan sepak bola Piala Dunia, hal ini menambah kesedihan para penyerta. Meninggalnya Marco Simoncelli sebenarnya bukanlah hanya kehilangan bagi keluarga pembalap itu tetapi juga kehilangan bagi seluruh bangsa italia.
Berikut adalah tempat dan waktu penguburan Marco Simoncelli.
Nama: Marco Simoncelli
Tempat: Cattolica
Waktu: 26 Oktober 2011.

Tanggal 24 Oktober 2011, 12 pembalap mengangkat sorak sorai di lapangan untuk mengenang perjuangan yang ia jalankan dengan penuh tekad.
Menurut pernyataan dari pihak tim balap Yamaha, upacara penguburan Marco Simoncelli akan dilakukan di tempat kelahirannya di Cattolica pada 26 Oktober 2011. Pembalap yang terkenal dengan julukan "Super Sic" ini meninggalkan dunia pada usia 26 tahun.
Banyak pembalap telah mengagungkan nama Marco Simoncelli. Pembalap muda asal Italia itu meninggal dunia pada tahun 2011. Pembalap itu sempat berkompetisi dalam beberapa balapan sebelum meninggal dunia.
Informasi tentang kecelakaan Marco Simoncelli sebenarnya telah beredar luas dalam dunia balap. Menurut laporan, Marco Simoncelli mengalami kecelakaan di lapangan dan tidak bergerak lagi setelah itu.
Setelah meninggalnya Marco Simoncelli, banyak orang berkumpul untuk mengenang perjuangan dan kesuksesan pembalap itu. Pada saat itu, Italia telah mengalami kegagalan dalam pertandingan sepak bola Piala Dunia, hal ini menambah kesedihan para penyerta.

Marco Simoncelli telah berprestasi mengharumkan nama Italia di kancah MotoGP. Kegelisahan yang muncul setelah meninggalnya Marco Simoncelli bukan hanya disebabkan karena meninggalnya seorang legenda MotoGP.
Di antara banyak pembalap muda yang mengagungkan Marco Simoncelli adalah Andrea Iannone, pembalap yang masih berusia 16 tahun di saat pembalap itu meninggal dunia. Pembalap muda itu mengatakan bahwa ia ingin berada di puncak karir profesional MotoGP.
Pada tahun 2011, Marco Simoncelli sempat merasakan kesedihan yang paling menyakitkan ketika ia gagal melaju ke kualifikasi terakhir. Pembalap yang terkenal dengan julukan "Super Sic" ini kemudian berhasil mendapatkan kesempatan berkompetisi.
Meninggal dunia pada tahun 2011