counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Pengadilan Mengubah Arah Fakta Pembelaan Bang Si Hyuk

14 Agustus 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Pengadilan Mengubah Arah Fakta Pembelaan Bang Si Hyuk

Bang Si Hyuk, Chairman dari HYBE, telah menjadi fokus dari sebuah proses penyelidikan yang berlarut-larut mengenai tuduhan bahwa dia berbohong kepada investor existing perusahaan tersebut pada tahun 2019 bahwa tidak ada rencana untuk melaksanakan IPO (initial public offering). Dia menasehati mereka untuk menjual saham mereka kepada private equity fund Eastone PE. Eastone PE, didirikan dengan bantuan seorang mantan direktur HYBE, menjual seluruh stoknya dengan keuntungan besar setelah IPO HYBE pada tahun 2020. Bang Si Hyuk didakwa telah menerima 30% keuntungan dengan jalan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Pengadilan Seoul Selatan telah menetapkan bahwa terduga penyelundupan yang konsisten dan sistematis telah melakukan kegiatan ilegal untuk mendapatkan keuntungan yang tidak wajar. Terduga ini telah membeli sebagian besar aset yang diperoleh dari kegiatan ilegal tersebut. Pengadilan telah menetapkan bahwa hal ini merupakan suatu taktik untuk menyembunyikan kegiatan ilegal yang dilakukan oleh Bang Si Hyuk.

Menurut Ilyo Shinmun pada tanggal 14 Agustus, pengadilan Seoul telah menyetujui pembekuan aset kombinasi dari total 10.600.000.000 won Korea (sekitar 74.900.000 dollar Amerika Serikat) yang dimiliki oleh tiga pejabat Eastone PE yang tercatat memiliki hubungan yang kuat dengan Bang Si Hyuk. Penyidikan masih berlangsung dan belum menemukan bukti yang cukup untuk menetapkan pelaku kecurangan.

Ketika proses penyelidikan masih berlangsung, beberapa orang yang diduga terlibat telah dituduh melakukan kejahatan. Polisi telah menetapkan bahwa Bang Si Hyuk telah menerima sekitar 1.500.000.000 won Korea (sekitar 111.000.000 dollar Amerika Serikat) dari keuntungan yang tidak adil dari Eastone PE. Pembekuan aset ini telah menambah total aset yang dibekukan hingga 26.000.000.000 won Korea (sekitar 183.000.000 dollar Amerika Serikat).

Pengadilan mengatakan bahwa Bang Si Hyuk berbohong pada tahun 2019 bahwa tidak ada rencana untuk IPO. Akan tetapi, HYBE telah memiliki rencana IPO yang terbuka kepada sebagian besar investor. Pembekuan aset ini menunjukkan bahwa Bang Si Hyuk berusaha untuk menyembunyikan kegiatan ilegalnya.

Pengadilan menetapkan bahwa Bang Si Hyuk telah melakukan kecurangan dan menyembunyikan kegiatan ilegalnya. Pembekuan aset ini menunjukkan bahwa polisi telah menemukan bukti yang cukup untuk menghubungi Bang Si Hyuk dalam kasus kejahatan.

Ringkasan

Banyak terduga pelaku pembelaan yang kini terjebak dalam peristiwa yang sama.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru