
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Penggemar K-Pop asal Jepang yang didakwa menghilang beberapa hari sebelum debut telah dipindahkan ke pengadilan atas dugaan penipuan.
Menurut laporan pada tanggal 4 Agustus, Polisi Yeongdeungpo di Seoul memindahkan warga Jepang, yang hanya disebutkan sebagai "A", ke pengadilan tanpa penahanan pada tanggal 29 Juli.
A yang mendapat pelatihan di bawah agensi hiburan kecil sejak tahun 2023 telah menunda debutnya setahun belakangan untuk mempersiapkan diri menjadi anggota grup K-Pop yang beranggotakan delapan orang. Namun, pada bulan Desember tahun lalu, A tiba-tiba menghilang tanpa alasan yang jelas.
Mereka sudah merekam MV dan telah melakukan semua persiapan, tetapi tanpa A, grup tersebut terpaksa debut dengan hanya 5 anggota saja.
Menurut sumber, A telah melakukan kesalahan besar yang menyebabkan kerugian sebesar 957 juta KRW ($40,000 USD), dan bahkan mungkin lebih, karena uang yang telah digunakan untuk melatihnya, menciptakan lagu, menyiapkan koreografi, merekam musik, mengambil video musik, mencari makanan, dan memasukkan biaya tempat untuk A dan teman-temannya. Semua ini dilakukan tanpa A.
Dalam surat pengadilan, pihak agensi mengatakan bahwa A telah menandatangani kontrak ganda dengan agensi lain tanpa sepengetahuan mereka.
Berdasarkan informasi yang ada, A kemungkinan telah melakukan hal yang sama pada agensi lainnya sebelumnya.
Polisi telah membuat embargo perjalanan kepada A sampai kasus ini ditangani.
Berdasarkan laporan yang ada, para pelatihnya dan rekan-rekan A masih belum mengetahui mengapa A melakukan hal ini.
Mereka sudah merekam MV.