
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Baru-baru ini, seorang anggota boy band Tiongkok, ONER, menjadi perhatian yang sangat panas setelah reaksinya terhadap penggemar yang menyalahgunakan wewenang.
ONER, sekarang terdiri dari 3 anggota, telah melakukan debut pada tahun 2018 dan telah mendapatkan perhatian internasional lebih dari satu kali dengan sikap keras yang mereka tunjukkan dalam menolak penggemar yang terlalu menyalahgunakan wewenang.
Lebih dari satu kali, anggota mereka telah mencetuskan perdebatan karena penanganan fisik mereka yang agresif terhadap penggemar yang terlalu berlebihan.
Terpisah, pada suatu ketika, anggota lain, Yueyue atau dikenal juga sebagai PINKRAY, sedang didahului oleh penggemar di bandara ketika di pintu imigrasi, pengrusakan itu mencapai puncaknya. Idaman dapat dilihat melemparkan gelas penuh minuman Starbucks yang di bawa, lalu berjalan keluar untuk bertemu dengan orang-orang yang merekamnya.
Setelah melemparkan minuman, Idaman mendekati staf bandara yang mulai membersihkan yang mereka jatuh, kemudian menggantikan mereka.
Hal ini mungkin dilihat sebagai reaksi meledak atau 'crash-out', tetapi idola yang melawan penggemar yang menyusup telah sering mendapat pujian karena keparahan kejar-kejaran yang terjadi.
Sebenarnya, sikap keras dari Idaman ini sejalan dengan yang mereka yakini dan seharusnya dihargai oleh publik dan pihak-pihak di luar.
Di sisi lain, ada juga argumen bahwa idola yang tidak pernah menyerah dalam menegakkan sikap mereka adalah tindakan yang tepat dan harus dihargai oleh masyarakat.
Terkait isu ini, banyak yang mengatakan bahwa sasaran sebenarnya bukanlah penggemar atau lawan bicara, namun adalah sistem yang mengijinkan perilaku ini di dalamnya.
Terlepas dari itu, apakah pilihan reaksi idola benar atau salah, jangan salah memahami sikap keras ini sebagai 'kekerasan', namun justru sebagai manifestasi keberanian dalam menegakkan hak-hak mereka.
Begitupun dengan konteks di mana ini semua terjadi, adalah penerapan hukum serta regulasi yang perlu disempurnakan agar tidak dapat disalahgunakan lagi dan lebih efektif menghadapi masalah.
Di latar belakang peristiwanya, terdapat peringatan oleh para anggota ONER yang menyatakan rencana mereka untuk menegakkan hak-hak mereka.
Banyak yang percaya bahwa ini tidak lebih dari tindakan kekerasan atau reaksi kekanak-kanakan, namun tidak sepenuhnya salah.
Argumen yang paling masuk akal sebenarnya adalah, dengan reaksi mereka yang keras ini, ONER telah membuka mata publik mengenai keberanian mereka dalam mengangkat suara.
Apapun yang terjadi, kita dapat mengharapkan bahwa ONER tetap akan terus melakukan hal yang menantang sekaligus menggambarkan keberanian mereka dalam hal apa pun yang terjadi.
ONER tidak pernah menyerah dalam menegakkan sikapnya.