
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

i-dle, sebuah grup penyanyi perempuan K-pop yang dikenal akan prestasinya di chart musik, mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Mereka mulai meragukan kemampuan mereka untuk mencapai top 10 setelah merilis lagu baru, Gimme Dat Love, yang hanya mampu menempati posisi ke-111 di chart harian Melon.
Tidak hanya itu, penurunan ini terus berlanjut seiring waktu, sehingga mereka berada di posisi 300-an hanya beberapa hari setelah rilis. Angka-angka menunjukkan cerita yang tajam; dari 26,862 streaming pada 6 Juli ke hanya 14,298 pada 9 Juli, menghilangkan lebih dari 12,000 pendengar dalam tiga hari.
Banyak netizen yang berasumsi bahwa cuaca yang panas di sebabkan penurunan ini, dan menemukan dukungan di forum online. Mereka berpendapat bahwa cuaca yang panas menyebabkan keenggan untuk mendengarkan musik, dan bukan karena lagu mereka sendiri yang kurang baik.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa keputusan i-dle untuk merilis lagu dengan gaya yang berbeda dari biasanya mungkin tidak terlalu dipahami oleh khalayak umum. Lagu Gimme Dat Love, yang memiliki gaya yang lebih santai dan santai, tidak terlalu menarik bagi para pendengar yang biasanya terbiasa dengan gaya yang lebih intens dan dinamis.
Masih banyak kontroversi yang muncul di kalangan netizen, terutama terkait dengan tekanan masa lalu yang dialami oleh grup ini, yaitu pada tahun 2020 dan 2023. Peristiwa-peristiwa ini mungkin masih terasa di perut masyarakat dan dapat mempengaruhi penilaian akan grup i-dle. Sementara itu, prediksi ke depan tidak terlalu jelas. Mungkin grup i-dle harus kembali ke gaya musik mereka yang lebih intens dan dinamis untuk membangkitkan kembali kesadaran dan minat dari para pendengar.
Secara keseluruhan, keputusan i-dle untuk merilis lagu dengan gaya yang berbeda dari biasanya telah menimbulkan beberapa kontroversi. Mereka masih perlu menemukan strategi yang tepat untuk membangkitkan kembali kesadaran dan minat dari para pendengar, agar dapat kembali menjadi salah satu grup penyanyi perempuan K-pop terbesar.
Dibalik semua kesemrawutan dan kontroversi ini, ada banyak penjelasan yang beredar di kalangan netizen. Mereka berasumsi bahwa cuaca yang panas di sebabkan penurunan ini, dan menemukan dukungan di forum online. Mereka berpendapat bahwa cuaca yang panas menyebabkan keenggan untuk mendengarkan musik, dan bukan karena lagu mereka sendiri yang kurang baik.
Selain itu, masih banyak permasalahan yang belum terpecahkan. Apakah grup i-dle akan kembali ke gaya musik mereka yang lebih intens dan dinamis? Atau mereka akan terus merilis lagu-lagu dengan gaya yang lebih santai dan santai? Penyebab nyata penurunan ini pun masih belum terungkap.



Banyak yang masih berharap bahwa grup i-dle dapat kembali ke kejayaan mereka, dan bukan terus meroket. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa hal itu dapat terjadi.
Netizens berbicara tentang peranan cuaca