
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Di industri hiburan Korea, ada kebiasaan tidak dapat diterima untuk menjadi bagian dari grup atau label yang sama dengan mereka yang telah memilki latar belakang buruk. Namun, hal ini telah diuji saat kontroversial aktor Yoo Ah In, yang baru saja berakhir kontrak eksklusifnya dengan UAA, menerima tawaran untuk bergabung dengan Galaxy Corporation, label yang dimiliki oleh penyanyi G-Dragon.
Banyak pihak masih mencurigai kegagalan comeback Yoo Ah In, yang diawal 2023 telah diketahui memiliki kasus narkoba yang mengarah ke hukuman penjara. Meskipun dia telah menjalani masa pemulihan yang cukup, banyak warga netizen Korea masih mengatakan hal buruk mengenai tindakan ini.
Sebagai rujukan yang dapat dipercaya, sumber industri mengatakan bahwa Yoo Ah In mempertimbangkan untuk berada di Galaxy Corporation.
'Kontrak Yoo Ah In dengan UAA telah berakhir, tetapi mereka masih memiliki hubungan yang sangat baik dan saling menjaga. Sementara yang dua belah pihak masih diskusi untuk menandatangani kontrak eksklusif,' kata sumber JTBC.
Ini adalah pertanda kejutan besar yang berdampak pada industri hiburan Korea karena sebagian besar orang mungkin tidak menyangka hal ini akan segera terjadi. Yoo Ah In dan G-Dragon akan saling menjadi pendukung.
Kehadiran Yoo Ah In di Galaxy Corporation dapat menimbulkan berbagai kemungkinan di masa depan. Sementara ia menghadapi kontroversi dari masyarakat, ia dapat menjadi contoh keberuntungan yang dapat didapatkan dengan mendapat dukungan dari label hiburan yang besar seperti Galaxy Corporation.
Penjaga Galaxy Corporation termasuk Taemin, Kim Jong Kook, dan aktor Song Kang Ho, membuatnya seperti kombinasi yang sempurna untuk menciptakan sebuah grup yang dapat dipercaya sekaligus menawarkan kesempatan berkembang bagi para anggota.
Mengapa selebriti yang memiliki latar belakang buruk masih berkesempatan untuk meningkatkan karir mereka?