
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Fans saat ini terbagi-bagi dalam menanggapi sebuah platform komunikasi AI baru yang dikembangkan oleh perusahaan Lee Soo Man.
Platform ini dinamakan BloomingTalk, dan menggunakan teknologi AI untuk menghasilkan percakapan dengan menggunakan suara idola yang terkenal.
Keamanan data yang dimiliki oleh platform ini masih menjadi topik perdebatan, dan beberapa fans merasa bahwa penggunaan AI yang terlalu intensif akan membuat percakapan yang tidak terduga.
Lee Soo Man adalah seorang produser yang sangat sukses, dan perusahaan yang dimilikinya berusaha untuk menciptakan pengalaman yang unik bagi para fans.
Tidak terduga, beberapa fans mulai menanggapi bahwa penggunaan AI yang terlalu intensif ini akan membuat mereka merasa sangat terhubung dengan idola mereka.
Hal ini menyebabkan beberapa kritikus menyatakan bahwa penggunaan AI ini tidak sepenuhnya manusiawi, dan mungkin akan menghasilkan efek yang negatif.
Fakta menarik adalah bahwa A2O MAY, sebuah grup idola yang terkenal, adalah salah satu grup yang menggunakan platform ini.
Sekarang, fans mulai meragukan apakah penggunaan AI akan membuat mereka mengalami 'psikosis penggemar'.
Beberapa fans juga menyatakan bahwa mereka tidak dapat membedakan antara percakapan manusia dan AI, sehingga membuat mereka sangat takut.
Apakah penggunaan AI akan menjadi hal yang sangat penting dalam industri hiburan di masa depan? Ataukah hal ini akan menjadi hal yang sangat kompleks dan tidak dapat di kontrol? Ini adalah pertanyaan yang masih belum terjawab.
Fans tak senang dengan cara perusahaan ini menggunakannya.