
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Seola, anggota grup idola K-Pop WJSN (Cosmic Girls), baru-baru ini melakukan konsultasi dengan lembaga pencarian jodoh untuk mengetahui bagaimana seorang wanita dengan latar belakangnya akan dinilai di pasar pencarian jodoh. Dalam konsultasi tersebut, Seola memberikan penjelasan tentang latar belakang dan tujuannya dalam mencari pasangan hidup. Menurut konsultan lembaga pencarian jodoh, faktor-faktor seperti usia, penampilan, pendapatan, pendidikan, dan latar belakang keluarga biasanya menjadi pertimbangan dalam menilai calon klien.
Seola kemudian diberikan nilai dalam setiap kategori. Untuk penampilan, Seola mendapatkan nilai 5 dari 5, karena konsultan tidak melihat kekurangan dalam penampilannya. Namun, dalam kategori pendidikan, Seola hanya mendapatkan nilai 1 karena pendidikannya hanya sampai sekolah menengah atas. Seola menjelaskan bahwa dia fokus pada musik dan meninggalkan sekolah, sehingga pendidikannya terhambat.
Setelah semua kategori dinilai, Seola mendapatkan nilai 'B' secara keseluruhan. Dalam konsultasi, Seola juga membahas tentang persepsinya terhadap pernikahan dan memiliki anak. Dia mengakui bahwa dia jarang memikirkan hal tersebut secara serius dan mulai bertanya-tanya apakah dia benar-benar ingin memiliki anak atau tidak. Namun, setelah melihat kehidupan adik perempuannya yang sudah menikah, Seola mulai merasa iri dan mempertimbangkan untuk memiliki keluarga di masa depan.
Persepsi Seola tentang pernikahan dan memiliki anak mulai berubah setelah melihat kehidupan adik perempuannya. Seola mengatakan bahwa melihat kebahagiaan adik perempuannya membuatnya merasa iri dan mempertimbangkan untuk memiliki keluarga di masa depan. Seola juga mengatakan bahwa memiliki keluarga bisa menjadi sumber kekuatan dan motivasi ketika seseorang sudah berusia lanjut.
Konsultasi Seola dengan lembaga pencarian jodoh juga mengungkap beberapa kenyataan tentang industri pencarian jodoh profesional di Korea. Menurut konsultan, salah satu persyaratan yang sering diminta oleh klien pria adalah bahwa pasangan harus berusia 34 tahun atau lebih muda, karena kekhawatiran tentang proses melahirkan. Setelah wanita berusia 35 tahun, kondisi pencarian jodoh dapat berubah secara signifikan.
Lembaga pencarian jodoh juga membahas tentang sistem harga mereka. Keanggotaan standar biasanya berkisar dari 3.000.000 won (sekitar $2.120 USD) hingga 5.000.000 won (sekitar $3.530 USD), sementara klien yang mencari pasangan dengan spesifikasi tertentu atau pencarian jodoh premium dapat membayar lebih dari 10.000.000 won (sekitar $7.060 USD). Lembaga pencarian jodoh juga memverifikasi dokumen asli, termasuk catatan pernikahan, sertifikat hubungan keluarga, dan sertifikat kelulusan, untuk mencegah masalah seperti orang yang sudah menikah mengaku sebagai lajang.
Setelah konsultasi, Seola membuka diri tentang perasaannya terhadap pernikahan dan memiliki anak. Dia mengakui bahwa dia jarang memikirkan hal tersebut secara serius dan mulai bertanya-tanya apakah dia benar-benar ingin memiliki anak atau tidak. Seola juga mengatakan bahwa memiliki keluarga bisa menjadi sumber kekuatan dan motivasi ketika seseorang sudah berusia lanjut.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa bahkan selebriti seperti Seola juga memiliki kekhawatiran dan pertanyaan tentang pernikahan dan memiliki anak. Seola juga memberikan pesan bahwa memiliki keluarga bisa menjadi sumber kekuatan dan motivasi ketika seseorang sudah berusia lanjut. Dengan demikian, peristiwa ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang yang masih ragu untuk menikah atau memiliki anak.
Seola, anggota grup idola K-Pop WJSN (Cosmic Girls), melakukan konsultasi dengan lembaga pencarian jodoh dan mendapatkan nilai yang mengejutkan.