
Gagal Menggapai Gelar 'Piala Super' : Analisis Perlawanan Lens vs PSG 2026
Berita terbaru dari kompetisi Piala Super Perancis 2026: Lens vs PSG berakhir dengan skor 1-0....
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543975/original/079501300_1775041828-Iran_vs_Nigeria_dan_Bolivia-3.jpg)
Selama Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Presiden FIFA Gianni Infantino tercatat menghadiri 43 laga. Keputusan ini menimbulkan perhatian dari masyarakat karena pemakaian jet pribadi oleh Infantino dipandang tidak cocok dengan pernyataan FIFA mengenai keberlanjutan lingkungan.
Menurut laporan The Independent, Infantino menggunakan jet pribadi Gulfstream G650 milik Pemerintah Qatar untuk berpindah antarkota. Moda ini memungkinkannya berpindah cepat di antara tiga negara tuan rumah, namun juga meninggalkan jejak karbon dan kritik dari pemerhati lingkungan.
Dukungan politik untuk Infantino jelang pemilihan Presiden FIFA tahun depan pun mulai mengalir dari mayoritas asosiasi anggota. Ini membuka peluang bagi Infantino untuk kembali terpilih dan memimpin FIFA hingga penyelenggaraan Piala Dunia 2030.
Pada 18 hari pertama turnamen saja, ia sudah menyaksikan 25 pertandingan secara langsung. Setelah periode itu, jadwalnya tetap padat hingga mendekati partai final. Menurut laporan yang sama, emisi karbon dari penggunaan jet pribadi Infantino selama sekitar dua pekan diperkirakan setara dengan jejak karbon tahunan sekitar 78 orang.
Menurut data dari situs pelacak penerbangan FlightAware, Infantino rata-rata melakukan lebih dari satu penerbangan per hari. Di tengah padatnya agenda Piala Dunia 2026, lebih dari 200 dari total 211 asosiasi anggota FIFA dikabarkan telah mengirimkan surat dukungan pribadi untuk Infantino. Ini menjadi sorotan karena FIFA dalam beberapa tahun terakhir terus mengampanyekan program keberlanjutan dan pengurangan dampak lingkungan.
Perlu diingat bahwa FIFA memiliki kebijakan untuk memilih Presiden baru dengan cara yang lebih adil dan transparan. Pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung tahun depan dan akan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin FIFA selanjutnya. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian dan pertimbangan dalam memilih Presiden FIFA yang tepat untuk masa depan FIFA.
Selain itu, pemilihan Presiden FIFA juga memiliki dampak pada keberlanjutan dan kepentingan piala dunia 2026. Oleh karena itu, penting bagi Presiden FIFA untuk memilih kebijakan yang tepat dan transaparan dalam memilih Presiden FIFA.
Sebenarnya, kritik terhadap pernyataan FIFA mengenai keberlanjutan lingkungan dapat berbentuk berbagai hal. Bahkan beberapa pihak mulai mengajukan pendapat bahwa keputusan ini tidak dapat dipandang sebagai contoh nyata dari perintah kebijakan keberlanjutan dan berkelanjutan lingkungan FIFA.
Kritik terus muncul, baik dari kalangan internal maupun eksternal. Oleh karena itu, perlu adanya pertimbangan dan analisis yang lebih mendalam untuk menemukan solusi yang tepat.
Presiden FIFA Gianni Infantino Menghadiri 43 Laga Piala Dunia 2026, Pemakaian Jet Pribadi Menimbulkan Kritik