counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Produser EVAN (Heeseung) Tertangkap Basah Menghina ENHYPEN, Menyulut Kemarahan

26 Juni 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Produser EVAN (Heeseung) Tertangkap Basah Menghina ENHYPEN, Menyulut Kemarahan

Baru-baru ini, EVAN (sebelumnya dikenal sebagai Heeseung dari ENHYPEN) merilis singel pertamanya setelah meninggalkan ENHYPEN, yaitu 'Ride or Die'. Reaksi dari penggemar dan masyarakat umum telah bervariasi, dengan beberapa orang mengungkapkan kejutan atas hasil awal penayangan lagu tersebut. Penampilan pertamanya di acara musik juga mendapat reaksi negatif yang terfokus pada visualnya.

EVAN, yang sebelumnya merupakan anggota ENHYPEN, telah meninggalkan grup tersebut dan memulai karir solonya. Sebagai produser, Apro telah bekerja sama dengan EVAN dan terlibat dalam pembuatan lagu 'Ride or Die'. Namun, baru-baru ini, Apro membagikan sebuah cerita di Instagram yang membuat penggemar curiga bahwa dia sedang menghina ENHYPEN.

Cerita tersebut berisi empat tanda hubung dan dua huruf yang ditempatkan di tengah-tengah dua tanda hubung. Banyak penggemar yang berpikir bahwa ini adalah sebuah kode yang berarti 'EVAN', tetapi tanpa huruf 'EN' yang merupakan singkatan dari ENHYPEN. Oleh karena itu, beberapa orang menganggap ini sebagai sebuah sindiran atau celaan terhadap ENHYPEN.

Apro kemudian menyukai sebuah cerita yang berfokus pada huruf 'EN' yang hilang dan bertanya apakah itu sebuah spoiler. Banyak penggemar yang merasa bahwa ini adalah bukti bahwa Apro memang sedang menghina ENHYPEN. Peristiwa ini menyebabkan kemarahan di kalangan penggemar ENHYPEN dan memicu perdebatan tentang etika dan profesionalisme dalam industri hiburan.

Perlu diingat bahwa EVAN dan Apro telah bekerja sama dalam beberapa proyek sebelumnya, termasuk remix lagu 'Knife' yang dirilis oleh ENHYPEN. Oleh karena itu, beberapa penggemar merasa bahwa Apro memiliki hubungan yang dekat dengan EVAN dan mungkin memiliki motif untuk menghina ENHYPEN. Namun, perlu diingat bahwa ini semua masih spekulasi dan belum ada konfirmasi resmi dari pihak yang terkait.

Peristiwa ini juga memicu perdebatan tentang bagaimana seorang artis atau produser harus berperilaku di media sosial. Banyak orang yang merasa bahwa Apro telah melanggar etika dengan menghina ENHYPEN, sementara yang lain berpendapat bahwa dia memiliki hak untuk mengungkapkan pendapatnya. Perdebatan ini menunjukkan bahwa industri hiburan masih memiliki banyak tantangan dan kontroversi yang perlu diatasi.

Peristiwa ini juga memiliki dampak pada karir EVAN sebagai artis solo. Beberapa penggemar yang sebelumnya mendukungnya sekarang merasa kecewa dan khawatir tentang bagaimana dia akan berperilaku di masa depan. Namun, perlu diingat bahwa EVAN masih memiliki hak untuk memulai karir barunya dan membuktikan dirinya sebagai artis yang berbakat.

Dalam beberapa hari terakhir, perdebatan tentang peristiwa ini terus berlanjut. Banyak penggemar yang masih mengungkapkan kemarahan dan kekecewaan mereka, sementara yang lain berusaha untuk memahami motivasi dan tindakan Apro. Peristiwa ini menunjukkan bahwa industri hiburan masih memiliki banyak dinamika dan kompleksitas yang perlu diatasi.

Ringkasan

EVAN juga terlibat dalam peristiwa tersebut

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru