counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Putusan Mahkamah Agung Mengenai Perkara Pelecehan Seksual Oh Yeong Su

26 Juni 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Putusan Mahkamah Agung Mengenai Perkara Pelecehan Seksual Oh Yeong Su

Oh Yeong Su, seorang aktor Korea Selatan, telah menerima putusan dari Mahkamah Agung dalam kasus pelecehan seksual yang menimpanya. Pada hari ke-25, Mahkamah Agung Divisi Ke-3 mempertahankan keputusan pengadilan banding yang membebaskannya dari tuduhan pelecehan seksual.

Oh Yeong Su pernah dikecam karena diduga menyentuh warga senior perempuan, ibu A, dua kali pada tahun 2017 saat menghadiri pertunjukan teater di Daegu, Korea Selatan. Pertama kali pada bulan Agustus dan ke-2 kalinya pada bulan September ketika berlatih jalan dan mengemukakan kekerasan fisik.

Oh Yeong Su menyatakan bahwa dia tidak terlibat dalam peristiwa ini, namun pada saat itu, pengadilan menyatakan hukumannya sebagai delapan bulan dibawah tahanan, terus 40 jam pelatihan hukum kekerasan dalam seks.

Pengadilan pada saat itu menyatakan bahwa, "Kata-kata korban berdasarkan keterangan yang konsisten dan tidak boleh dibuat-buat." Mereka pun menyatakan dia bersalah.

Berbagai pihak, seperti jaksa dan pihak Oh Yeong Su mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan. Pada putusan pengadilan banding, mereka pun mengacuhkan keputusan pengadilan perdananya.

Pengadilan banding menyatakan, ``Tidak ada cukup bukti untuk mengenai kesaksian yang dipertanyakan, sehingga perlu diadili untuk kepentingan Oh Yeong Su.``

Pada saat yang bersamaan, Oh Yeong Su menikmati kesuksesan dalam sebuah situs web layanan media berbasis langganan populer yaitu Netflix yaitu situs populer, yang dirilis pada tahun 2021. Pada bulan Januari 2022, Oh Yeong Su memenangkan penghargaan Aktor Pendukung Terbaik di kategori Telesinema di Festival Golden Globe ke-79 Amerika Serikat.

Keputusan Mahkamah Agung ini menimbulkan diskusi luas di kalangan masyarakat Korea Selatan dan dunia. Beberapa orang menyambut keputusan ini dengan kecewa, sementara yang lainnya berpendapat bahwa keputusan ini adil.

Hal ini juga mengingatkan kita bahwa keadilan harus dipahami dengan tepat dan tidak boleh dipengaruhi oleh perasaan, kepentingan, atau tekanan masyarakat. Kita harus memahami bahwa keadilan adalah hak setiap individu dan tidak boleh diabaikan.

Meskipun keputusan ini telah diberikan, kita juga harus menyadari bahwa pelecehan seksual tetap merupakan masalah yang serius dan harus diatasi dengan serius.

Kita harus terus berlomba-lomba dalam memahami dan memberantas pelecehan seksual, termasuk menyediakan dukungan dan perlindungan bagi korban dan mempromosikan kesadaran dan edukasi tentang pelecehan seksual.

Sehingga, kita dapat menciptakan sebuah masyarakat yang aman dan adil bagi setiap individu, terutama bagi perempuan dan anak perempuan.

Ringkasan

Oh Yeong Su menerima putusan dari Mahkamah Agung dalam kasus pelecehan seksual yang menimpanya.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru