counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Queens of the Stone Age Bikin Hard Rock Jadi Pertunjukan Teater Mencekam di “The Catacombs Tour”: Review + Foto

03 Oktober 2025
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Queens of the Stone Age Bikin Hard Rock Jadi Pertunjukan Teater Mencekam di “The Catacombs Tour”: Review + Foto

Queens of the Stone Age lagi obsessed banget sama tiga hal: waktu, kematian, dan reinvensi, kayak yang mereka buktiin di "Catacombs Tour" yang dimulai hari Kamis, 2 Oktober di Chicago Theatre. Nggak heran sih.

Vokalisnya, Josh Homme, udah ngadepin diagnosis kanker dan masalah kesehatan lain yang bikin tur QOTSA 2024 sempet dicancel dan harus operasi darurat. Belum lagi, band ini udah rockin' selama hampir 30 tahun! Jadi, wajar aja kalo Homme dan bandnya lagi bergulat sama konsep mortalitas dan waktu yang terus berjalan.

Awal tahun ini, tema-tema itu muncul di film konser/live EP mereka, Alive in the Catacombs, yang nampilin Queens of the Stone Age main live di kedalaman Katakombe Paris. Sekarang, band yang biasanya hard rock ini ngerubah vibes akustik dan mencekam itu jadi pertunjukan panggung, yang mengubah lagu-lagu mereka yang bising jadi produksi teater berasap dark folk dan desert rock.

Dari sudut pandang fans, produksi "Catacombs" QOTSA udah dimulai jauh sebelum para personel band naik panggung. Suasana teater dan ajakan band buat penonton dateng dengan kostum terbaiknya ngebentuk tone yang spesifik banget. Pas masuk Chicago Theatre, tempatnya udah penuh sama asap, kayak kita semua mau ikut ritual kebangkitan.

Setelah opening act dari Paris Jackson, lampu diredupin dan track drone diputer buat nge-reset mood. Setelah sekitar lima menit ketegangan dibangun (salut buat nahan selama itu), Homme pelan-pelan muncul dari penonton sambil bawa bangku. Dia langsung mulai dengan lagu pembuka, "Running Joke / Paper Machete," sendirian dengan mikrofon di satu tangan dan sumber cahaya satu-satunya di tangan yang lain. Seiring berjalannya lagu, para pemain lain muncul satu per satu, sampe panggung penuh dengan band dan pemain string pengiring mereka.

Yang nyusul adalah dekonstruksi rock sebagai teater, dibagi jadi tiga babak: satu nyerminin set Alive in the Catacombs yang di-stripped-back, satu yang ngegedein lingkup sonic dengan instrumen baru dan sentuhan pertama elektronik, dan satu yang terasa relatif lebih deket ke konser rock tradisional. ("Relatif" jadi modifier penting, karena lagu-lagunya tetep diaransemen ulang buat nyertain string dan horn.)

Ringkasan

Konser pembuka "The Catacombs Tour" dari Queens of the Stone Age di Chicago menampilkan aransemen lagu yang dirombak, setlist unik banget, dan presentasi teatrikal. Gokil!

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru