
Apakah BTS akan Mengulang Keputusan Boycot Grammys?
Update terbaru tentang keputusan BTS untuk tidak mengirimkan musik mereka untuk dijadikan nominee...

Rapper Korea, E Sens, telah meminta sidang formal setelah menerima hukuman ringan sebesar 5 juta won ($3.400) atas tuduhan pelecehan seksual.
Menurut melansir media lokal, E Sens didakwa telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan berusia 30-an yang dia temui untuk pertama kali di sebuah klub malam di Itaewon, Seoul, pada Agustus 2025.
Kejaksaan mengatakan E Sens terus melakukan kontak fisik dan berusaha menggigit leher perempuan itu setelah dia menolak.
Rapor ini juga menyebutkan bahwa E Sens mengklaim bahwa kontak fisik itu dilakukan dengan persetujuan sama-sama dari kedua belah pihak di sebuah atmosfer alamiah.
Ia juga mengatakan bahwa perempuan itu menghubunginya pada Desember, mengklaim bahwa dia telah diperkosakan dan meminta maaf. E Sens menolak karena dia pikir tuduhan itu palsu, kemudian kejaksaan mengajukan keberatan atas penolakannya itu.
Pada akhirnya, kasus ini akan berlangsung di pengadilan Seoul Selatan pada tanggal 2 September. Keputusannya sangat berpengaruh bagi perjalanan karir E Sens.
Banyak pihak lainnya juga berbagi pendapat tentang masalah ini. Beberapa orang mungkin mendukung E Sens sementara yang lainnya lebih berpendapat bahwa kasus ini merupakan satu lagi peringatan akan pentingnya memberi respek dan kesadaran pada hak-hak orang lain.
Perdebatan tentang peran peran hukum dalam kasus-kasus seperti ini pasti akan terus berlanjut.
Rapor terkini tentang kejadian perceraian rapper Korea, E Sens, yang terkait dengan tuduhan pelecehan seksual.