counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

[Review Album] "a love letter" dari MAX RAD: Definisi Produksi Musik yang Sempurna dan Aesthetic Parah!

05 Juni 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
[Review Album] "a love letter" dari MAX RAD: Definisi Produksi Musik yang Sempurna dan Aesthetic Parah!

MAX RAD, penyanyi sekaligus produser berbakat asal Bristol, baru saja meluncurkan album keduanya yang berjudul "a love letter". Setelah beberapa tahun terakhir jadi sosok penting di balik layar skena musik alternatif Inggris, lewat album ini MAX RAD mencoba menyeimbangkan perannya sebagai penulis lagu, produser, musisi tur, hingga mentor bagi talenta baru lainnya.

Dikenal sebagai bos label yang jago banget nemuin bakat baru, MAX RAD sebelumnya sering berkolaborasi dengan nama besar seperti Faithless dan Antony Szmierek. Namun sekarang, doi makin mantap menunjukkan taringnya sebagai solois yang patut diperhitungkan di industri musik global.

Album berdurasi 25 menit ini berisi 8 track yang kental banget sama nuansa UK electronica. Dengan beat digital yang repetitif namun bertenaga, musiknya berpadu manis dengan vokal MAX RAD yang tulus banget. Salah satu contoh terbaiknya ada di single utama "Empty Spaces", di mana MAX RAD pamer falsetto mautnya diiringi suara harmonika yang emosional.

MAX RAD menjelaskan bahwa "Empty Spaces" adalah lagu tentang cinta monyet. Ceritanya soal dua orang yang bertemu di masa-masa paling bebas, di tengah hiruk pikuk lantai dansa dan pesta. Doi ingin menangkap perasaan jatuh cinta di masa muda yang rasanya seperti lagu folk namun dibalut dalam aransemen musik dance yang modern.

Lagu ini benar-benar menggambarkan suasana kota Bristol saat musim panas yang penuh energi dan festival setiap minggu. Vibes-nya terasa santai, tapi ada sedikit rasa sedih yang manis karena kita tahu masa-masa indah itu tidak akan abadi selamanya.

Sisi emosional album ini berlanjut di track seperti "my world", yang liriknya mendalam soal berjuang demi cinta meski tahu segalanya bisa berakhir. Rasanya seperti memilih untuk tetap berdansa dan menikmati momen apa adanya tanpa perlu mengkhawatirkan hari esok.

Pengaruh musisi lain juga sangat terasa di album ini, misalnya di lagu "Stick to Me Like Glue" yang punya beat gelap ala Faithless tapi dibuat lebih ceria dengan riff gitar groovy dan vokal yang lembut. Ada juga "Things Don’t Change" dan "Love Around You" yang lebih dominan menggunakan gitar dengan sound yang jernih dan nyaman di telinga.

Track "Tell Me Something Good" bahkan mengingatkan kita pada gaya Daft Punk atau Chromeo berkat perpaduan musik dance dengan bassline yang funky banget. Secara keseluruhan, "a love letter" adalah karya yang produksinya sangat rapi. Durasinya pas, tidak bertele-tele, dan gaya mixing-nya membuat tiap instrumen terasa hidup tanpa terkesan berlebihan.

Tetap terhubung dengan MAX RAD melalui media sosial Instagram dan TikTok.

Ringkasan

Penyanyi dan produser asal Bristol, MAX RAD, baru saja merilis album keduanya berjudul "a love letter". Album ini membuktikan kepiawaiannya dalam meracik musik UK electronica yang emosional namun tetap enak buat joget.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru