S.Coups dari SEVENTEEN lagi pasang badan nih, guys! Dia minta Carats (nama fandom SEVENTEEN) buat nggak dateng ke salah satu café. Katanya sih, ada hubungannya sama kakaknya.
Lewat aplikasi Weverse, S.Coups dengan tegas bilang dia nggak mau fansnya pada jajan di café kakaknya. Sebelumnya, dia juga udah pernah bahas soal ini dan minta Carats buat nggak support café itu.
Aku sering banget liat video café itu. Aku nggak ada hubungan bisnis sama mereka dan aku bakal seneng banget kalo kalian nggak support mereka.
Tolong kasih tau Carats lain juga ya…! Aku tau banyak Carats yang udah follow dan dateng ke café itu, jadi…
— S.Coups
Biar pesannya makin jelas, kali ini S.Coups bahkan kasih penjelasan yang lebih personal tentang kakaknya. Tapi, ini juga yang bikin banyak orang jadi bertanya-tanya.
Banyak hal baik yang lagi terjadi dan promosi unit juga udah deket, jadi aku udah nahan ini dari lama karena aku nggak mau ngomongin hal yang jelek. Tapi, ada masalah sama hyung-ku (kakak laki-laki). Kalo Carats dateng ke café itu karena mereka suka, ya aku nggak bisa ngomong apa-apa. Tapi kalo kalian dateng buat aku atau support bisnis itu karena aku, aku nggak suka sama sekali. Tolong, kalo kalian kenal Carats lain, kasih tau mereka juga!
— S.Coups
Sebenernya, bagian ini masih jadi perdebatan, karena bahasa Korea aslinya bisa diinterpretasiin dengan banyak makna.
- "Nggak masalah deh mau kakak adek ini akur atau nggak. Intinya dia bilang kalo fansnya jajan di café itu karena dia, ya jangan."
- "Intinya sih 'jangan jajan di situ', tapi kenapa orang-orang malah fokus sama masalah dia sama kakaknya, agak aneh deh."
- "Dia kan udah bilang 'ada masalah sama hyung-ku'. Berarti emang ada masalah di antara mereka dan hubungan mereka nggak baik, makanya dia nyuruh fansnya buat nggak dateng? Tapi fans juga nggak usah nge-nitpick di komen; karena S.Coups udah nulis gitu, ya udah nurut aja dan nggak usah dateng ke café kakaknya."
- "Siapa yang peduli mereka akur atau nggak sih..? Nggak ada yang nyalahin S.Coups juga. Terima aja dan lanjut."
- "Penasaran deh. Kalo fans disuruh jangan dateng, beneran pada nggak dateng nggak ya?"
- "Udah, nggak usah dateng aja, simpel kan."
- "Aku ngerasa fans sejati pasti bakal ngehormatin dia dan nggak dateng. Nggak ngerti deh kenapa ini malah dibesar-besarin."
- "Kayaknya dia nggak suka deh kalo keluarganya ngejalanin bisnis karena dia."
- "Aku nggak tau sih hubungan mereka gimana, tapi mungkin aja kakaknya pengen ngejalanin café kecil-kecilan yang privat gitu. Kalo fansnya dateng terus, nanti malah keliatan kayak keluarganya nyari untung dari fans. Mungkin dia cuma pengen nyegah itu aja?"
- "Kalo idol kamu bilang 'jangan dateng', ya jangan dateng. Pasti dia punya alesan."
- "Jujur, cara dia nulisnya udah jelas dan nggak bertele-tele. 'Jangan dateng kalo buat aku/karena aku'. Kenapa orang-orang malah bikin ribet sih?"
- "Bener sih, bagian kakaknya itu bisa dibaca dua cara: Dia emang lagi ada masalah sama kakaknya, atau support bisnis keluarga bisa bikin masalah buat kakaknya. Mau gimana pun, karena dia udah bilang jangan dateng, ya mending nggak usah deh."
Walaupun interpretasinya masih beda-beda, tapi kebanyakan fans setuju; karena ini bukan pertama kalinya S.Coups minta fans buat nggak dateng ke café itu, permintaannya harus dihormati.
- "Aku sempet liat postingan dari orang yang dateng pas jam buka. Antriannya panjang banget. Kayaknya beneran bisa kejadian sesuatu suatu hari nanti, dan ujung-ujungnya masuk berita pake nama dia."
- "Nggak usah nanya kenapa. Kalo dia bilang jangan dateng, ya udah jangan."
- "Sebagai fans, kalo dia bilang jangan dateng, ya udah jangan. Kenapa orang-orang malah nyoba buat baca-bacain pesannya sih?"
- "Dia nggak ngelarang orang buat dateng karena café itu sendiri. Tapi kalo cuma karena dia, ya dia minta buat nggak usah. Masalahnya di mana sih?"
- "Jujur aja, orang-orang dateng bukan karena café-nya, tapi karena itu punya keluarganya. Kalo idol-nya udah bilang jangan dateng, ngapain dipaksain?"
Sekarang, Carats lagi nyebarin berita ini, sesuai sama yang S.Coups pengen. Mereka saling ngingetin buat nggak cuma ngejauhin café itu, tapi juga berhenti buat berspekulasi macem-macem berdasarkan pesannya.