
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Bocah laki-laki yang dikenal dengan julukan Daebak, Si An, akan memasuki sekolah menengah pertama (SMP) dalam waktu dekat. Kehadirannya di SMP akan menjadi tanda perubahan penting dalam kehidupannya, dan ibu Lee Dong Gook, Lee Su Jin, mulai merasa khawatir menghadapi hari pertama Si An di SMP.
Mengenai kekhawatan ini, Lee Su Jin menyebutkan, "Si An masih terlihat seperti bayi yang tidak bisa melakukan apapun oleh dirinya sendiri... Di manapun ia berada, apakah itu di dalamnya atau di luar, ia masih membutuhkan saya, ibunya." Dia juga menyebutkan, "Pada dasarnya, mengapa dia harus meninggalkan asuhan orang tuanya yang masih terlalu muda hanya demi cita-citanya mengabdikan diri dalam sepak bola?
Lee Su Jin juga menambahkan bahwa ia merasa tidak siap menghadapi tantangan mengawinkan Si An ke sekolah, serta menghadapi kemungkinan dia harus berpisah dari anaknya untuk sementara waktu. "Tentu saja, saya juga berharap Si An dapat menjadi pemain sepak bola yang hebat," ujarnya. "Tapi saya tidak ingin kehilangan anak saya, ya?" Dia juga menandaskan bahwa "saya pikir saya lebih tidak siap daripada Si An menghadapi perayaan hari ini," karena "sekarang ia sudah cukup dewasa untuk merawat dirinya sendiri." Ibu Lee tidak ingin kehilangan anaknya, terutama karena peran kunci yang ia lakukan sebagai ibu kepada anak-anaknya. Ia berharap si An akan menjadi pemain sepak bola yang hebat tetapi bukan mengorbankan kualitas hidupnya sebagai anak.
Ia melanjutkan dengan mengatakan, "Sebaliknya, saya pikir saya lebih tidak siap daripada Si An menghadapi hari ini," karena "sekarang ia sudah cukup dewasa untuk merawat dirinya sendiri." Ia juga mengungkapkan rasa takutnya akan peran Si An di SMP, karena "saya tahu bahwa ia akan semakin berani dalam melakukan sesuatu, tapi saya tidak ingin ia kehilangan identitasnya sebagai anak kecil lagi," ujarnya.
Menurutnya, ibu Lee Dong Gook merasa sangat takut tentang kehilangan anaknya pada hari pertama sekolah, terutama karena peran kunci yang ia lakukan sebagai ibu kepada anak-anaknya, dan perasaan takut ini membuatnya merasa tidak siap secara menyeluruh. Ia juga berharap Si An akan menjadi pemain sepak bola yang hebat tetapi juga tetap menjadi anak yang baik.
Tidak hanya itu, Lee Su Jin juga mengungkapkan rasa kebingungannya menghadapi kesulitan mengawinkan Si An ke sekolah. "Hampir semua orang telah menerima keputusan mereka sendiri mengenai sekolah, tapi Si An masih belum membuat keputusannya," ujarnya. "Jika Si An terus mengejar cita-citanya dalam sepak bola, maka suatu hari nanti dia harus ke sekolah dan meninggalkan rumah untuk berlatih sepakbola. Sebab itu "apa yang harus saya lakukan sekarang?" ujarnya.
Selain itu, Lee juga mengungkapkan rasa kebingungannya mengenai bagaimana cara menghadapi situasi ini. "Saya tidak tahu apakah saya harus membiarkannya pergi atau tidak, karena saya ingin menghindari kehilangan Si An secara total. Tapi, saya juga tidak ingin membiarkan dia meninggalkan cita-citanya sebagai pemain sepak bola," ujarnya. "Jika Si An terus mengejar cita-citanya dalam sepak bola, maka suatu hari nanti dia harus ke sekolah dan meninggalkan rumah untuk berlatih sepakbola. Sebab itu "apa yang harus saya lakukan sekarang?" ujarnya.
Terakhir, Lee Su Jin menyatakan rasa kebingungannya mengenai keputusan Si An yang akan datang, "Saya tidak tahu bagaimana saya akan menyelesaikan situasi ini," ujarnya. "Saya hanya berharap Si An dapat menjadi pemain sepak bola yang hebat." Ibu Lee Dong Gook, Lee Su Jin, berharap Si An dapat menjadi pemain sepak bola yang hebat tetapi tidak ingin kehilangan anaknya pada hari pertama sekolah.
Bocah laki-laki yang dikenal dengan julukan Daebak akan memasuki sekolah menengah pertama. Si An siap menghadapi tantangan baru di sekolah