counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Smokey Robinson Kena Kasus: Identitas Pelapor Dirahasiakan, Kenapa Tuh?

11 September 2025
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Smokey Robinson Kena Kasus: Identitas Pelapor Dirahasiakan, Kenapa Tuh?

Geger nih, guys! Seorang hakim memutuskan kalau empat ART (Asisten Rumah Tangga) yang menggugat Smokey Robinson atas kasus pelecehan seksual boleh lanjutin kasus mereka pakai nama samaran. Jadi, identitas mereka dirahasiakan dulu.

Smokey Robinson sendiri udah ngajuin permohonan ke pengadilan buat nolak aduan para wanita itu, dan maksa mereka buat nyantumin nama asli kalau mau lanjutin kasus. Alasannya, para wanita itu dianggap udah nyerahin hak anonimitas mereka pas muncul di konferensi pers tanggal 6 Mei lalu. Waktu itu, mereka pakai masker dan kacamata hitam, sementara pengacara mereka ngebocorin beberapa info pribadi.

Penyanyi lagu "Being With You" ini sekarang malah balik menggugat para "Jane Doe" (nama samaran) dengan tuntutan pencemaran nama baik dan penelantaran lansia senilai 500 juta dollar AS. Pihak Smokey nggak setuju kalau para wanita dan pengacara mereka bisa seenaknya milih-milih detail yang mau diungkap. Soalnya, di konferensi pers itu, pengacara bilang kalau para wanita itu adalah orang Latin, gajinya di bawah UMR, dan baru beraniSpeak up sekarang karena takut kena masalah imigrasi.

Pengacara Smokey, Christopher Frost, juga bilang kalau nama samaran ini bikin susah pihak mereka buat manggil saksi. Dia juga ngebongkar omongan Jane Doe 3 pas deposisi sehari sebelumnya.

"Kita jadi tahu kalau Jane Doe No. 3 itu adiknya Jane Doe 2. Dia yang ngenalin Jane Doe 2 ke keluarga Robinson empat tahun setelah dia ngaku udah dilecehin. Info kayak gini yang mereka mau sembunyiin," kata Frost. "Kita juga tahu kalau Jane Doe 3 nggak nyari kerjaan lain selama 12 tahun, terus sempet kerja di tempat lain, tapi balik lagi ke keluarga Robinson. Padahal, selama itu mereka ngaku dilecehin. Info kayak gini yang nggak mau mereka umbar ke publik."

Hakim Kevin C. Brazile dari Los Angeles County tetep pada keputusannya buat ngedukung para Jane Doe. Dia bilang para wanita itu boleh lanjutin kasusnya pakai nama samaran, tapi dia bisa aja berubah pikiran seiring berjalannya kasus. Sidang dijadwalin mulai 11 Oktober 2027. Hakim juga bilang umur Smokey yang udah 85 tahun jadi prioritas. Soalnya, sidang-sidang lain baru dijadwalin tiga tahun ke depan.

"Awal-awal kasus kayak gini, menurutku identitas mereka nggak perlu diumbar dulu. Mungkin nanti, tapi sekarang kalian nggak dirugiin kok. Kalian kan tahu siapa mereka," kata Hakim Brazile.

Dia juga bilang dia bakal ngebolehin pengecualian buat aturan anonimitas ini kalau pihak Smokey perlu nyebut nama asli para wanita itu pas nyari saksi pihak ketiga buat nanyain interaksi mereka sama para penggugat.

Hakim Brazile nggak setuju sama klaim Smokey yang bilang para penggugat udah nyerahin hak anonimitas mereka cuma karena mereka nyebut status imigrasi mereka jadi alasan telatSpeak up, atau karena mereka ngadain konferensi pers pakai masker.

"Pengadilan percaya kalau kasus ini punya kepentingan yang lebih besar buat ngedukung penggunaan nama samaran," tulis Hakim Brazile. Dia nyebutin soal "pemerkosaan berulang" yang dituduhin ke Smokey, dan kemungkinan status selebritis Smokey bisa bikin fansnya "balas dendam."

Sebelum nentuin tanggal sidang, Hakim Brazile sempet nanyain soal kesehatan si musisi. "Saya udah meluk dia kok. Dia lebih fit dari saya," jawab Frost. Pengacara itu bilang tanggal sidang 2027 oke aja, tapi kalau lebih cepet bisa jadi masalah. "Masalah lainnya, karena para Jane Doe ini udah bikin laporan polisi, kita nggak bisa minta dia buat bersaksi sekarang. Kita juga nggak tahu berapa lama ini bakal berlangsung. Jadi, kita harus ngehindarin situasi yang bikin dia nggak bisa nyerahin pembelaannya," kata Frost.

Kasus hukum yang lagi heboh ini pertama kali muncul di awal Mei, pas empat wanita itu ngajuin aduan yang ngejutin. Mereka nuduh penyanyi soul legendaris itu udah berulang kali ngelakuin pelecehan seksual ke mereka selama mereka kerja di rumah Smokey, bahkan ada yang dari tahun 2007. Mereka nuduh Smokey ngelakuin pemerkosaan, kekerasan seksual, penyekapan, dan kekerasan gender. Mereka juga nuduh Smokey dan istrinya, Frances Robinson, udah lalai, nyiptain lingkungan kerja yang nggak nyaman, ngelakuin pelecehan seksual, dan nyebabin tekanan emosional.

Dalam aduan setebal 27 halaman itu, para wanita itu ngaku kalau Smokey sering nyari cara buat ngisolasi mereka di rumahnya di San Fernando Valley dan Las Vegas, terus maksa mereka buat ngelakuin kontak seksual walaupun mereka nolak. Jane Doe 1 ngaku dilecehin secara seksual sama Smokey minimal tujuh kali antara Januari 2023 dan Februari 2024. Dia ngaku Smokey sering nganter istrinya ke salon kuku, terus buru-buru balik ke rumah dan ngegoda dia ke "kamar tidur biru" Smokey. Di sana, Smokey bakal ngunci pintu dan naroh handuk putih di kasurnya biar nggak "ngotorin sprei." Wanita itu ngaku Smokey nggak peduli sama penolakannya dan "maksa masuk" tanpa pakai kondom.

Jane Doe 2 ngaku dia kerja buat Smokey dan istrinya antara Mei 2014 dan Februari 2020. Dia ngaku Smokey maksa dia buat ngelakuin tindakan seksual yang nggak dia pengenin minimal 23 kali. Dia bilang Smokey sering maksa dia buat ngelakuin oral seks sebelum dia masuk tanpa pakai kondom. Dia ngaku Smokey "seneng banget ejakulasi di seluruh wajahnya, yang bikin dia puas dan dia merasa hina banget."

Dalam gugatan baliknya, Smokey dan istrinya ngaku kalau para mantan ART itu udah konspirasi sama pengacara mereka buat bikin "pernyataan fitnah" ke mereka pas konferensi pers. Mereka ngaku para Jane Doe dan pengacara mereka udah "ngarang" klaim-klaim itu buat meres duit.

Menurut keluarga Robinson, mereka nganggep para wanita itu "kayak keluarga sendiri" selama mereka kerja. Mereka dikasih kebebasan dalam kerjaan dan dikasih banyak hadiah, kayak duit buat perawatan gigi, baju, liburan, tiket konser, bahkan mobil di salah satu kasus.

"Para penggugat ini udah serakah banget. Padahal, keluarga Robinson udah baik banget sama mereka, tapi mereka malah bikin rencana pemerasan buat ngambil semua dari keluarga Robinson - semua yang lebih dari yang udah dikasih - dan ngehancurin reputasi keluarga Robinson," tulis dalam gugatan balik setebal 19 halaman yang didapetin Rolling Stone.

Pengacara para wanita itu belum ngasih tanggapan apa pun pas dimintain komentar.

Ringkasan

Hakim bilang identitas pelapor nggak perlu diumbar dulu, sidang baru mulai Oktober 2027. Ada apa nih sama Smokey Robinson?

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru