counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Starbucks Korea Tutup Sementara 2.000 Gerai akibat Kontroversi Promosi Tragedi Gwangju

17 Juni 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Starbucks Korea Tutup Sementara 2.000 Gerai akibat Kontroversi Promosi Tragedi Gwangju

Starbucks Korea membuka gerai lebih dari 2.000 gerai secara serentak pada 22 Juni 2026. Langkah ini merupakan bagian dari program pelatihan sejarah modern Korea dan peningkatan sensitivitas sosial bagi seluruh karyawan.

Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman karyawan tentang isu-isu sosial dan historis di Korea Selatan. Materi pelatihan mencakup sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Korea Selatan serta pembahasan mengenai pentingnya mempertimbangkan aspek sosial dan historis dalam setiap keputusan pemasaran.

Pelatihan ini juga diikuti oleh perusahaan, termasuk Ketua Shinsegae Group Chung Yong-jin dan jajaran eksekutif. Mereka juga akan mengikuti sesi pembelajaran sejarah dan pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman terhadap isu-isu sosial dan historis di Korea Selatan.

Keputusan tutup sementara gerai ini diambil setelah perusahaan menghadapi gelombang kritik akibat promosi pemasaran yang dinilai menyinggung tragedi berdarah Gwangju pada 1980. Promosi tersebut berbentuk diskon untuk seri tumbler bertema 'Tank' pada 18 Mei 2026, yang bertepatan dengan peringatan tragedi Gwangju.

Starbucks kemudian menarik promosi tersebut dan mengakui kesalahan perusahaan.

Mulai saat ini, Starbucks Korea akan menutup gerai-gerai selama program pelatihan berlangsung. Namun, beberapa gerai di kawasan bandara akan tetap beroperasi selama periode ini. Program pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman karyawan akan isu-isu sosial dan historis di Korea Selatan.

Ringkasan

Starbucks Korea mengumumkan tutup sementara 2.000 gerai akibat kontroversi promosi Tragedi Gwangju

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru