counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Sting Dituntut Teman Band di The Police Gara-Gara Royalti? Ini Kata Mereka!

05 September 2025
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Sting Dituntut Teman Band di The Police Gara-Gara Royalti? Ini Kata Mereka!

Drama lagi nih di dunia musik! Mantan teman bandnya Sting di The Police, yaitu Andy Summers dan Stewart Copeland, kabarnya nuntut Sting karena merasa belum dibayar royalti digital dengan bener. Katanya sih, mereka merasa kurang dapet bagian dari hasil penjualan dan streaming lagu-lagu The Police. Info ini muncul dari dokumen pengadilan yang baru-baru ini kebuka ke publik.

Jadi, bulan lalu emang udah ada berita kalo Summers dan Copeland ngegugat Sting (nama aslinya Gordon Matthew Sumner) di pengadilan London. Mereka bilang, kontribusi mereka di lagu-lagu hits The Police kayak "Every Breath You Take" kurang dihargai secara finansial. Nah, dokumen yang baru ini lebih jelasin detail tuntutan mereka. Mereka pengen dapet "biaya aransemen" dari royalti yang dihasilkan dari pemanfaatan digital katalog lagu The Police.

Tapi, tim pengacara Sting gak tinggal diem. Mereka udah ngajuin jawaban ke pengadilan dan bilang kalo Sting gak pernah nunggak bayar royalti ke teman-teman bandnya. Mereka juga bilang tuntutan ini gak sah karena melanggar perjanjian yang udah disepakati bertiga di tahun 2016. Perjanjian itu seharusnya udah nyelesaiin semua masalah biaya aransemen ini.

Intinya, masalah ini kayaknya berawal dari tahun 1977, waktu Copeland dan Summers bilang The Police pernah punya perjanjian lisan soal pembagian royalti. Jadi, setiap ada personel The Police yang dapet duit dari lagu yang dia tulis buat band, dia harus bagiin 15 persen dari duit itu ke dua personel lainnya. Nah, Sting kan emang penulis lagu utama The Police, dan dia yang nulis sebagian besar lagu hits mereka, kayak "Roxanne," "Message in a Bottle," "Don’t Stand So Close to Me," dan "Every Breath You Take."

Copeland dan Summers juga bilang perjanjian lisan ini akhirnya ditulis resmi di tahun 1981. Terus, di tahun 1997, dokumen ini direvisi karena mereka merasa kurang dibayar selama beberapa waktu. Nah, di tahun 2016, perjanjian terbaru ditandatangani, yang kali ini ngebahas berapa banyak Sting harus bayar ke mantan teman bandnya kalo lagu-lagu The Police dipake di acara TV atau film.

Yang jadi masalah utama sekarang ini kayaknya soal royalti dari pemanfaatan digital, alias penjualan atau streamingonline. Copeland dan Summers merasa belum dapet bagian yang sesuai, sementara pengacara Sting ngeklaim kalo mereka udah dibayar dengan bener, bahkan mungkin malah kelebihan bayar. Mereka bilang, tergantung gimana perjanjian tahun 2016 itu diinterpretasi, Sting mungkin sebenernya gak perlu bayar apa-apa ke teman bandnya kalo lagu The Police diputer atau dijual online.

Sidang administrasi buat kasus ini dijadwalin berlangsung bulan Januari.

Ringkasan

Andy Summers dan Stewart Copeland merasa belum dapet hak yang sesuai nih dari hasil digitalisasi lagu-lagu The Police. Waduh, kenapa ya?

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru