
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Taylor Swift baru-baru ini memenangkan gugatan hukum yang diajukan oleh seorang penyair asal Florida yang mengklaim bahwa Swift telah mengambil lirik, gambar, dan ide dari puisinya untuk beberapa lagu dan video.Swift, yang baru saja menikah dengan Travis Kelce, memenangkan kemenangan hukum hanya beberapa hari setelah pernikahannya. Dalam putusan 10 halaman yang dikeluarkan pada hari Senin, hakim federal di Florida secara permanen membatalkan gugatan Kimberly Marasco, dengan alasan bahwa gugatan tersebut sangat mirip dengan gugatan sebelumnya yang juga gagal.
Pemicu gugatan ini adalah klaim Marasco bahwa Swift telah mengambil lirik dari lagu 'The Man' yang ditulisnya, serta ide dan gambar dari puisi 'Ordinary Citizen'. Marasco juga mengklaim bahwa Swift telah mengambil gambar daun yang berubah menjadi emas dari puisinya. Namun, hakim federal di Florida menyatakan bahwa ide dan gambar tersebut bukanlah milik Marasco, melainkan merupakan tema quintessential yang tidak dapat dilindungi oleh hukum hak cipta.
Marasco tidak langsung merespon permintaan komentar dari Rolling Stone. Namun, pengacara Swift, James Douglas Baldridge, menyatakan bahwa gugatan Marasco adalah 'frivolous dan harassing'. Baldridge juga menyatakan bahwa Marasco telah mengklaim konsep pengkhianatan serta kata-kata sederhana seperti 'api' dan 'cinta'. Hakim federal di Florida setuju dengan pendapat Baldridge, menyatakan bahwa Marasco tidak dapat membuktikan bahwa Swift memiliki akses ke karyanya.
Marasco sebelumnya telah mengajukan gugatan serupa pada bulan Mei 2024, yang kemudian dibatalkan pada bulan September 2025. Ia juga pernah menggugat Jack Antonoff dan Aaron Dessner, namun kemudian membatalkan gugatan terhadap Antonoff. Gugatan terbaru Marasco diajukan pada bulan Februari 2025, dengan menambahkan UMG dan Republic Records sebagai tergugat dan memperluas klaimnya untuk mencakup empat lagu tambahan.
Pengacara Swift, James Douglas Baldridge, menyatakan bahwa gugatan Marasco adalah 'absurd dan tidak berdasar'. Ia juga menyatakan bahwa Marasco telah membuang-buang waktu dan sumber daya Swift, serta para tergugat lainnya dan pengadilan. Baldridge berharap bahwa gugatan ini dapat dibatalkan dengan prejudisi, sehingga Swift dapat fokus pada karir musiknya.
Menurut analisis para pengamat hukum, putusan pengadilan ini dapat menjadi contoh bagi kasus-kasus serupa di masa depan. Mereka menyatakan bahwa hak cipta harus dilindungi, namun juga tidak boleh digunakan untuk mengekang kreativitas. Kasus ini juga menunjukkan pentingnya memahami hukum hak cipta dan bagaimana menggunakannya untuk melindungi karya seseorang.
Kemenangan hukum ini dapat menjadi berita baik bagi Swift dan para penggemarnya. Swift dapat fokus pada karir musiknya tanpa gangguan dari gugatan hukum. Ia juga dapat terus berkarya dan menciptakan musik yang inovatif dan kreatif. Dengan demikian, Swift dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu bintang musik terkemuka di dunia.
Bintang superstar ini memenangkan kemenangan hukum hanya beberapa hari setelah pernikahannya dengan Travis Kelce