counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Todd Snider, Legenda Alt-Country yang Suka Keluyuran, RIP di Umur 59 😭

15 November 2025
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Todd Snider, Legenda Alt-Country yang Suka Keluyuran, RIP di Umur 59 😭

Sematan Media Terkait

Dunia musik alt-country kehilangan salah satu sosok pentingnya. Todd Snider, musisi yang udah berkarya lebih dari 20 tahun, meninggal dunia di umur 59 tahun. 😭

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Aimless Records, label rekaman Snider. Mereka nulis postingan panjang buat mengenang Snider sebagai "Wakil Presiden Departemen Perubahan Mendadak". Katanya, Snider itu orang yang selalu bisa nemuin sisi humor dari kehidupan yang gila ini, dan dia bikin lagu yang rasanya kayak temen lama atau selimut kesayangan. ❀️

Penyebab kematiannya belum diumumin. Tapi, sebelumnya Snider emang lagi dirawat intensif karena pneumonia yang baru didiagnosis.

Todd Daniel Snider lahir di Portland, Oregon, tanggal 11 Oktober 1966. Di pertengahan 80-an, dia pindah ke San Antonio, Texas, dan ketemu sama mentornya, legenda penulisan lagu Kent Finlay (yang juga pendiri venue Cheatham Street Warehouse). Bertahun-tahun, Snider ngisi acara di klub-klub di San Marcos dan Austin, Texas, dan bikin fans terkesan dengan pendekatan country dan folk yang tulus dan menyentuh hati. πŸ”₯

Awal 90-an, Snider pindah ke Memphis dan teken kontrak sama Capital Records. Walaupun perjanjian itu gagal sebelum ada musik yang dirilis, dia sempat gabung sama Coral Reefer Band-nya Jimmy Buffett. Dari situ, dia dapet kontrak terpisah sama Margaritaville Records, labelnya Buffett sendiri. Di masa itu, Snider ngeluarin karya-karya awalnya, termasuk debutnya di tahun 1994, Songs for the Daily Planet (yang ngasilin hits di Billboard dengan lagu "Talkin’ Seattle Grunge Rock Blues"), dan juga Step Right Up di tahun 1996. 🎢

Pas ngeluarin Viva Satellite di tahun 1998, Snider kayaknya mutusin buat ganti haluan karir. Dia ninggalin Margaritaville dan mulai ngasah suara musiknya sendiri yang khas. Perubahan itu ngebawa dia ke Oh Boy Records, labelnya John Prine, dan dia makin dikenal lewat album kayak Happy To Be Here (2000) dan New Connection (2002). Tapi, album East Nashville Skyline (2004) yang bener-bener nunjukkin jati diri Snider. Album itu sekarang dianggap sebagai salah satu album alt-country paling penting di abad ke-21. πŸ‘

Snider terus tampil dan ngeluarin album selama beberapa tahun berikutnya. Akhirnya, dia ngebentuk Aimless Records di tahun 2008 buat ngatur aliran musiknya yang stabil. Walaupun dia kerja sama Aimless selama sisa karirnya, dia juga kerja sama Yep Roc buat album The Excitement Plan (2009). Album itu diterima dengan baik dan naik ke posisi 6 di tangga album Heatseekers Billboard. Sementara itu, perilisan pertama Aimless, EP Peace Queer (2008), juga bikin dampak dan dapet posisi yang bagus di tangga lagu Americana Billboard.

Di tahun 2010-an, Snider tetep konsisten dengan jadwal tampil dan rilis albumnya. Termasuk Live: The Storyteller (2011); dua album di tahun 2012 (Agnostic Hymns & Stoner Fables dan album tribute Time As We Know It: The Songs of Jerry Jeff Walker); ikut ngebentuk supergrup Hard Working Americans (bareng basis Widespread Panic, Dave Schools); Eastside Bulldog (2016) (yang lebih ke arah rock era 50-an ala alter ego Snider, Elmo Buzz); dan Cash Cabin Sessions, Vol. 3 (2019), di mana Snider balik lagi ke akar folk-nya dengan cara yang keren. 😎

Rilisan resmi terakhir Snider adalah Crank It, We’re Doomed (2023). Walaupun gitu, dia tetep aktif dengan berbagai proyek dan kegiatan di luar country dan folk. Dia sering kerja sama dengan pembuat film Brad dan Todd Barnes, dan ngasilin dua mockumentary: Peace Queer: The Movie (2009) dan East Nashville Tonight (2013). Dia juga muncul dan jadi narator di The First Waltz (2014), film dokumenter tentang pembentukan Hard Working Americans; jadi cameo di beberapa episode Squidbillies sebagai Lobster Freak; dan nerbitin "quasi-memoir"-nya sendiri, Never Met a Story I Didn’t Like: Mostly True Tall Tales (2014).

Perlu dicatet juga kalo kematian Snider ini terjadi setelah ada beberapa kabar buruk. Menurut Rolling Stone, dia sempet ditangkep di Utah di awal November karena bikin keributan di Holy Cross Hospital di Salt Lake City, tempat dia kabarnya lagi nyari perawatan setelah "serangan brutal" di malam Halloween.

Udah banyak banget tribute dan eulogi buat Snider yang muncul di internet. Penulis/kritikus rock Steven Hyden nyebut dia sebagai "salah satu yang terbaik" dan "penulis lagu yang underrated". Hyden juga nulis kalo Snider itu bukan cuma dipengaruhi sama John Prine/Kris Kristofferson/Jerry Jeff, tapi dia kayaknya emang berasal dari dunia yang sama. πŸ”₯

Sebagai catatan pribadi, dengerin deh lagu "Just Like Old Times", yang punya lirik yang pas banget buat nyimpulin seni dan cara hidup Snider yang unik: "Your goal was always the same as mine/You didn’t want to throw a fishing line in that old main stream."

Ringkasan

Penyanyi-penulis lagu ini adalah ikon alt-country yang underrated banget. πŸ’” Kabar duka buat dunia musik!

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru