
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Guys, lagi rame nih! Pemerintah kota di Korea Selatan lagi kena semprot abis-abisan gara-gara video promosi yang pakai blackface. Buset!
Jadi gini, channel YouTube resmi Kota Gumi di Provinsi Gyeongsang Utara baru aja nge-post video buat promosiin festival ramyeon mereka. Di video itu, ada aktor yang dandan jadi karakter dari kartun klasik Korea yang hits banget, Dooly the Little Dinosaur, terus nyanyiin lagu tentang ramyeon.
Masalahnya, ada satu karakter namanya Michael, yang gayanya niru Michael Jackson. Nah, di kartun aslinya, si Michael ini emang digambarin kulitnya agak gelap. Tapi, di video promosi Kota Gumi ini, aktor yang meranin Michael malah pakai cat muka cokelat gelap, bibirnya digambar lebay, terus pakai wig afro. Wah, auto jadi masalah, kan?
Video ini langsung bikin netizen internasional murka. Mereka nuduh Kota Gumi promosiin blackface. Banyak warga Korea sendiri yang setuju sama kritikan itu, dan minta pemerintah kota buat nge-take down videonya plus minta maaf secara resmi. Parah sih ini.
Bahkan, ada netizen yang bilang udah ngajuin komplain resmi ke pemerintah kota dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Korea. Tapi, kata si pelapor, pemerintah kota malah nolak buat ngehapus atau bahkan nge-review videonya. Hmm, makin runyam nih.
Sampai sekarang, pihak Kota Gumi belum ngasih tanggapan langsung soal kritikan ini. Kita tunggu aja ya, guys, kelanjutannya gimana!
Netizen Korea sendiri aja pada protes, guys!