
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Yuta, member NCT, lagi jadi omongan nih gara-gara gaya rambutnya di foto-foto terbaru yang diunggah. Banyak yang bilang kalau gaya rambut Yuta itu udah kelewatan dan termasuk cultural appropriation.
Pada 28 Oktober (KST), akun resmi NCT Jepang nge-post di X (dulu Twitter), buat promosiin album solo pertama Yuta yang judulnya PERSONA. Postingan itu juga nyantumin beberapa foto konsep. Netizen langsung ngeh kalau gaya rambut Yuta di foto-foto itu kayak campuran antara dreadlock sama kepang, yang mana dua-duanya adalah gaya rambut khas budaya Black.
Banyak yang langsung nyuarain pendapat mereka tentang gaya rambut ini, bilang udah capek banget ngeliat artis K-Pop yang masih aja nggak ngeh soal rambut budaya Black, padahal udah sering dikritik. Fans juga pada nyadar kalau campuran dreadlock sama kepang ini nunjukkin kurangnya riset buat gaya rambut ini. SM Entertainment juga nggak luput dari omelan netizen karena udah nge-repost foto-foto ini, yang pertama kali di-post di media sosial NCT bulan September lalu. Fans ngerasa kalau nge-repost itu nunjukkin kalau labelnya nggak peduli sama feedback dari fans.
Ada juga sih yang nyoba belain Yuta, bilang kalau foto konsep itu sengaja dibikin buat niru musisi Jepang, Hyde. Tapi, banyak netizen yang nyanggah, bilang gaya Hyde juga nggak ngehormatin budaya Black, jadi nggak ngebantu Yuta sama sekali.
Komunitas Black di seluruh dunia udah sering banget ngejelasin kenapa orang non-Black yang ngikutin gaya rambut ini cuma buat gaya-gayaan itu dianggap nggak sopan, mengingat sejarah, budaya, dan politik di baliknya. Tapi, tetep aja banyak artis K-Pop yang nggak mau dengerin.
Labelnya juga ikut kena semprot netizen, waduh!