
Cinema XXI Mencapai Titik Puncak dalam Menggunakan Dana IPO Rp217 Triliun
Cinema XXI Mencapai Titik Puncak dalam Menggunakan Dana IPO Rp217 Triliun

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah unduhan di Google Play Store sering menjadi patokan pengguna sebelum memasang aplikasi. Namun, angka tersebut ternyata tidak menjadi jamin sebuah aplikasi aman atau layak digunakan.
Seiring perkembangan zaman, aplikasi-aplikasi populer di Google Play Store banyak digunakan oleh pengguna Android. Namun, sebagian aplikasi tersebut tidak direkomendasikan oleh ahli karena masalah privasi dan keamanannya.
Pankil Shah, seorang ahli Android, menegaskan bahwa angka unduhan tidak menjadi patokan untuk menilai apakah sebuah aplikasi layak dipasang. 'Angka unduhan yang Anda lihat di daftar aplikasi Play Store adalah cara yang buruk untuk menilai apakah sebuah aplikasi layak dipasang,' kata Pankil Shah, Hardware Engineer di Cisco Systems, dikutip dari Android Authority.
Berikut 5 aplikasi Android yang tidak direkomendasikan oleh ahli, meski telah diunduh jutaan hingga miliaran kali:
Turbo VPN menjadi salah satu aplikasi VPN paling populer di Google Play Store. Meski gratis, Turbo VPN memiliki rekam jejak yang kurang baik. Selama bertahun-tahun, muncul sejumlah laporan terkait praktik pengelolaan data yang dipertanyakan serta hubungan dengan entitas berbasis di China.
Menurut Pankil, sebagian besar layanan VPN gratis dengan data tak terbatas patut dicermati karena pengoperasian layanan VPN membutuhkan biaya besar. Jika pengguna tetap ingin menggunakan VPN gratis, ia menyarankan memilih layanan yang telah beroperasi selama beberapa tahun dan memiliki rekam jejak yang kuat, seperti Proton VPN.
Truecaller menawarkan solusi untuk masalah yang hampir dialami semua pengguna ponsel, yakni panggilan dari nomor tidak dikenal. Namun, terdapat persoalan privasi yang perlu diperhatikan. Ketika mendaftar ke Truecaller, pengguna tidak hanya membagikan informasi miliknya sendiri. Data orang-orang yang ada di dalam daftar kontak juga berpotensi masuk ke dalam basis data aplikasi.
Aplikasi antivirus seperti AVG AntiVirus & Security mudah ditemukan di Google Play Store. Namun, sebagian besar fitur tersebut dinilai tidak terlalu diperlukan di perangkat Android modern. Android sudah memiliki sejumlah fitur keamanan bawaan, termasuk Google Play Protect dan Safe Browsing, sehingga pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi antivirus.
CCleaner merupakan aplikasi populer yang menawarkan fitur untuk membersihkan file sampah dan data yang tidak diperlukan. Namun, ponsel Android modern sebenarnya sudah mampu melakukan sebagian besar fungsi tersebut tanpa aplikasi tambahan. Fitur pembersihan sudah tersedia secara gratis melalui aplikasi Files dari Google.
Aplikasi pengelola kata sandi seperti LastPass sebelumnya menjadi salah satu nama besar yang banyak digunakan oleh pengguna maupun pakar keamanan. Namun, sejumlah insiden keamanan dalam beberapa tahun terakhir membuat aplikasi tersebut semakin sulit direkomendasikan.
5 Aplikasi Android Populer yang Tidak Direkomendasikan Ahli