
Cinema XXI Mencapai Titik Puncak dalam Menggunakan Dana IPO Rp217 Triliun
Cinema XXI Mencapai Titik Puncak dalam Menggunakan Dana IPO Rp217 Triliun

Bandung (ANTARA) - Pemerintah Indonesia menggunakan data sosial dan ekonomi untuk menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial atau bansos. Salah satu istilah yang sering muncul dalam proses tersebut adalah desil. Namun, masih banyak yang belum memahami apa sebenarnya arti desil, bagaimana pembagiannya, dan apakah desil menentukan seseorang bisa mendapatkan bansos atau tidak.
Saat ini, data desil menjadi bagian dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Data tersebut digunakan pemerintah sebagai salah satu basis dalam menentukan sasaran program perlindungan sosial.
Masyarakat juga dapat mengecek data desil dan informasi bansos secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi. Masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok, mulai dari desil 1 hingga desil 10. Setiap desil secara umum mewakili sekitar 10 persen keluarga berdasarkan peringkat kesejahteraannya.
Desil 1 merupakan kelompok paling rendah dalam kesejahteraan sosial dan ekonomi, sedangkan desil 10 adalah kelompok yang paling tinggi. Artinya, semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi kesejahteraan keluarga dalam data.
Pemerintah menggunakan sejumlah indikator sosial dan ekonomi untuk menentukan posisi suatu keluarga dalam desil. Data Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos) mencakup variabel seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, dan kepemilikan aset.
Jadi, seseorang dengan penghasilan tertentu belum tentu otomatis masuk ke desil tertentu. Kondisi sosial dan ekonomi keluarga secara keseluruhan ikut diperhitungkan. Pembagian desil bukan berarti menilai kondisi ekonomi seseorang hanya berdasarkan angka desil.
Desil digunakan sebagai salah satu dasar untuk menentukan sasaran program bantuan sosial. Karena itu, posisi desil dapat berpengaruh terhadap peluang suatu keluarga masuk dalam kriteria penerima program tertentu. Namun, perlu diingat bahwa desil bukan berarti tiket otomatis untuk mendapatkan bansos.
Berdasarkan data Cek Bansos Kemensos, desil 1 sampai desil 4 dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan program sembako. Sementara itu, desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Meskipun begitu, perlu diingat bahwa desil dapat berubah karena kondisi sosial ekonomi keluarga bersifat dinamis. Jika masyarakat merasa data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, pembaruan atau perbaikan data dapat dilakukan melalui mekanisme yang disediakan pemerintah.
Tentu saja, untuk mengetahui desil sendiri masyarakat dapat menggunakan laman resmi Cek Bansos Kemensos. Pengecekan dilakukan secara online menggunakan NIK 16 digit yang tercantum pada KTP.
Berikut adalah langkah-langkahnya:
Cek Bansos Kemensos Go Id 2026 Tahap 3: Cara Cek Desil Pakai NIK KTP - Apa yang perlu kamu ketahui tentang Desil dalam bansos dan bagaimana caranya?