counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Debat Kategori Musik Berdasarkan Warna Kulit dan Bahasa yang Membelenggu Musik Dunia

30 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Debat Kategori Musik Berdasarkan Warna Kulit dan Bahasa yang Membelenggu Musik Dunia

Sematan Media Terkait

Pandangan yang berbeda muncul lagi setelah BTS, salah satu grup pop paling sukses di dunia, mengumumkan bahwa mereka tidak akan mendaftarkan lagu mereka untuk kategori Grammy tahun depan.

BTS (Big Hit Music)

BTS telah menjadi pusat perhatian sejak kemunculan mereka sebagai boy group terkenal di dunia. Munculnya kategori 'musik pop Asia' di Grammy tahun ini telah menimbulkan kontroversi karena diduga menguntungkan grup musik Asia dengan menyediakan jalan untuk menerima penghargaan secara terpisah. Namun, apakah kategori ini memang menguntungkan grup musik Asia?

Stephanie Choi, seorang profesor etnomusikologi di Universitas Colorado Boulder, mengatakan bahwa kategorisasi seniman berdasarkan ras daripada sifat musik akan menghambat prinsip evaluasi yang adil. "Kategorisasi musik "Asia" diikatkan bukan pada elemen musik tapi identitas ras seniman, dan ras tidak mewakili dan tidak dapat menjelaskan karakteristik budaya, jadi tidak ada alasan untuk Grammys menggunakan kategori seperti itu," katanya.

Choi juga menambahkan bahwa dengan kategori ini, Grammys tidak akan berdaya untuk mengangkat grup musik Asia ke level yang lebih tinggi. "Dengan demikian, ada risiko untuk menginstansiasi asumsi bahwa seniman Asia memerlukan pengakuan terpisah daripada evaluasi yang sama," katanya.

Penilaian kategori musik Grammy masih terbuka untuk diskusi. Beberapa seniman seperti Jay-Z telah mengundurkan diri dari acara Grammy karena tidak puas dengan sistem pemberian hadiah. BTS sendiri telah melakukan hal yang sama dengan mengumumkan tidak akan mendaftarkan lagu mereka karena tidak ingin dipisahkan dari grup musik lain.

Ashleigh Wojciechowski, seorang penggemar BTS dari AS, memiliki pendapat yang sama. "Saya percaya BTS telah memutuskan untuk tidak mendaftarkan lagu mereka karena mereka tidak ingin dipisahkan dari grup musik lain. BTS telah terus berusaha untuk tidak pernah terlalu terpisah dari grup musik lainnya."

Namun, tidak semua orang setuju dengan pendapat itu. Ada juga yang berpendapat bahwa kategori musik berdasarkan ras dan bahasa dapat mempromosikan keberagaman dan mengakui kesan positif grup musik Asia.

Harvey Mason Jr., CEO Recording Academy, berpendapat bahwa kategori ''Best Asian Pop Music Performance' bukanlah untuk memisahkan seniman Asia dari grup musik lain, melainkan untuk mempromosikan keberagaman dan mengakui kesan positif grup musik Asia. 'Mengakui keberagaman adalah tentang mengakui kekuatan yang ada dalam musik kita. Mereka tidak harus dipisahkan, mereka harus dilibatkan,' katanya.

Dia juga menambahkan bahwa artis yang mendaftar dalam kategori musik berdasarkan ras dan bahasa ini masih akan tetap dapat berkompetisi dalam kategori musik utama.

Saat ini, masih belum ada kesepakatan untuk mengakhiri kategori musik berdasarkan ras dan bahasa ini. Namun, pandangan yang berbeda-beda mengenai sistem pemberian hadiah ini masih sangat relevan untuk dibahas.

"Mereka (Grammy) harus mempertimbangkan hal ini (keberagaman) saat memutuskan kategori pemberian hadiah yang tepat. Saya ingin melihat kategori pemberian hadiah untuk artis indie dan underground," ujar Jihye Kim, seorang kritikus musik Korea.

"Musik dapat berbentuk banyak dan dapat menjadi suatu bentuk kebebasan dari peraturantersebut. Dan, saya percaya bahwa musik dapat menumbuhkan keberagaman dan menyebarkan kebenaran dan rasa keadilan dan kebebasan," ujar Hyojin Lee, seorang kritikus musik Korea.

Ringkasan

Gelombang kontroversi mengalir kembali setelah BTS mengumumkan tidak akan mendaftar lagu mereka untuk kategori Grammy tahun depan. Apakah kategori berdasarkan rasisasi dan bahasa dapat mempromosikan keberagaman atau menghambat prinsip menilai musik berdasarkan keindahan seni?

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru