
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Duo elektronik pop Inggris, Honne, melihat kembali koneksi panjang dengan RM BTS, mengakui dia sebagai salah satu pendukung awal grup ini dan mengungkapkan minat untuk berkolaborasi dengan NewJeans di masa depan. Hal ini disampaikan oleh James Hatcher selama media listening party yang diadakan di Mapo-gu, Seoul Barat.
Pada awal Honne, salah satu pendukung awal kami adalah BTS. Kadang-kadang kami merilis lagu dan melihat bahwa BTS telah memposting tentangnya di X, kata James Hatcher. Kami berpikir, 'Wow, ini luar biasa.' Honne pertama kali bertemu dengan RM di balik layar selama konser debut Seoul mereka pada November 2016 sebelum mereka bersatu kembali ketika BTS tampil di Stadion Wembley pada Juni 2019.
Hubungan mereka kemudian berkembang melalui pertemuan di balik layar di Seoul dan London. Honne pertama kali bertemu dengan RM di balik layar selama konser debut Seoul mereka pada November 2016 sebelum kembali bersatu ketika BTS tampil di Stadion Wembley pada Juni 2019. Hubungan ini akhirnya berujung pada dua kolaborasi musik.
RM khususnya adalah pendukung besar kami, kata Hatcher. Sejak dia datang ke balik layar di pertunjukan kami pertama di Seoul, kami tetap berhubungan, dan kami sangat menyukai musik masing-masing. Kami berkata, 'Kita harus membuat musik bersama,' yang akhirnya kami lakukan. Honne kemudian menulis dan memproduksi 'Seoul' dari mixtape 'Mono' RM pada 2018. Duo ini juga bekerja sama dengan RM lagi pada tahun yang sama untuk versi baru dari lagu 'Crying Over You', yang menampilkan lirik dan vokal dari pemimpin BTS.
Ketika ditanya tentang artis K-pop mana yang ingin mereka kerjakan bersama selanjutnya, Hatcher menyebutkan NewJeans. Lagu-lagu awal mereka, baik produksi maupun harmoni, terasa agak seperti Honne, jadi saya merasa itu bisa menyenangkan, katanya. Honne juga berbagi bahwa Korea memiliki tempat spesial dalam karir mereka, menggambarkannya sebagai negara pertama di luar Inggris di mana mereka mengalami dukungan penggemar yang luar biasa.
Ketika kami pertama kali memulai lebih dari 10 tahun yang lalu, kami hanya fokus pada London, kata Andy Clutterbuck. Kami tidak berpikir ada dunia di luar itu. Lalu Korea Selatan menjadi negara pertama yang merespons musik kami secara online. Hatcher menambahkan bahwa Korea juga merupakan tempat pertama di mana Honne menjual tiket konser secara berturut-turut. Duo ini telah menjual habis tiga konser malam di Seoul yang akan diadakan untuk merayakan ulang tahun ke-10 mereka dan perilisan album kompilasi 'Honne-10', yang mengunjungi lagu-lagu dari dua rekaman pertama mereka melalui aransemen akustik dan lo-fi yang direkam baru.
Setelah konser Seoul, Honne akan melanjutkan tur Asia dengan berhenti di Jepang, Thailand, Taiwan, Singapura, Malaysia, dan Filipina sebelum melanjutkan tur di Eropa. Setelah tur, Hatcher mengatakan bahwa duo ini berencana untuk kembali ke studio untuk memulai proyek musik baru. Dengan perjalanan karir yang panjang dan pengalaman kolaboratif yang kaya, Honne terus menarik perhatian penggemar di seluruh dunia dengan suara unik mereka dan dedikasi pada karya seni.
Pengalaman Honne dengan BTS dan minat mereka untuk berkolaborasi dengan NewJeans menunjukkan dinamika yang menarik dalam industri musik saat ini. Dengan batas-batas geografis yang semakin tipis dan akses ke platform musik yang lebih mudah, kemungkinan kolaborasi antar genre dan antar negara menjadi lebih luas. Honne, sebagai contoh, telah menunjukkan kemampuan mereka untuk beradaptasi dan berkembang dalam industri musik yang terus berubah, mempertahankan keaslian suara mereka sambil terbuka untuk pengaruh dan kerja sama baru.
Dalam beberapa tahun terakhir, kita menyaksikan meningkatnya popularitas K-pop di seluruh dunia, dengan grup-grup seperti BTS dan Blackpink mencapai kesuksesan global yang luar biasa. Fenomena ini tidak hanya merefleksikan kekuatan musik dalam mempersatukan orang-orang dari latar belakang yang berbeda, tetapi juga menunjukkan potensi besar dari kolaborasi antar budaya dalam menciptakan sesuatu yang benar-benar unik dan inovatif.
Seiring dengan perjalanan Honne dan interaksi mereka dengan artis K-pop, kita dapat melihat bahwa musik memiliki kekuatan untuk mengatasi batas-batas dan membangun jembatan antar komunitas. Dengan terus berkembang dan berinovasi, Honne siap untuk memasuki babak baru dalam karir mereka, membawa penggemar mereka pada perjalanan musik yang menarik dan penuh dengan kolaborasi yang menjanjikan.
Dalam konteks industri musik global, kisah Honne dan koneksi mereka dengan BTS serta minat untuk berkolaborasi dengan NewJeans menunjukkan pentingnya kerja sama dan saling menghargai antar seniman dari berbagai latar belakang. Ini tidak hanya memperkaya musik itu sendiri, tetapi juga memperluas wawasan dan apresiasi penggemar terhadap keanekaragaman budaya dan artistik.
Sebagai kesimpulan, perjalanan Honne dan koneksi mereka dengan dunia K-pop menawarkan gambaran menarik tentang dinamika industri musik kontemporer. Dengan terus menjelajahi batas-batas kreatif dan berbagi pengalaman melalui kolaborasi, Honne mempertahankan posisi mereka sebagai salah satu aktor penting dalam kancah musik global, memperluas cakrawala penggemar dan menginspirasi generasi baru artis untuk melakukan hal yang sama.
Dengan demikian, kisah Honne dan koneksi mereka dengan BTS serta minat untuk berkolaborasi dengan NewJeans membuka pintu bagi kemungkinan-kemungkinan baru dalam dunia musik, menunjukkan bahwa kekuatan kerja sama dan kreativitas dapat membawa kita ke arah yang belum pernah terbayangkan sebelumnya, menciptakan harmoni yang indah antara berbagai budaya dan genre musik.
Duo elektronik pop Inggris, Honne, melihat kembali koneksi panjang dengan RM BTS, mengakui dia sebagai salah satu pendukung awal grup ini dan mengungkapkan minat untuk berkolaborasi dengan NewJeans di masa depan.